Jejak Operasi dan Pengembangan Proyek Nikel PT Vale di Indonesia

Avatar photo

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale Indonesia

PT Vale Indonesia

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang beroperasi di Indonesia dengan pusat kegiatan utama di kawasan Sorowako, Sulawesi Selatan.

Perusahaan ini mengelola kegiatan penambangan serta pengolahan bijih nikel laterit menjadi produk akhir berupa nikel dalam bentuk matte.

Proses pengolahan dilakukan menggunakan teknologi pirometalurgi dan peleburan untuk menghasilkan produk nikel yang digunakan dalam berbagai kebutuhan industri global.

Target produksi perusahaan pada tahun 2024 diproyeksikan mencapai sekitar 70.800 metrik ton nikel dalam matte dari fasilitas pengolahan yang berada di Sorowako.

Operasional perusahaan dijalankan berdasarkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang berlaku hingga 28 Desember 2035.

Wilayah konsesi perusahaan mencakup area seluas sekitar 118.017 hektare yang tersebar di tiga provinsi di Pulau Sulawesi.

Sebagian besar wilayah izin usaha berada di Sulawesi Selatan seluas 70.566 hektare.

Area konsesi lainnya berada di Sulawesi Tengah dengan luas sekitar 22.699 hektare serta di Sulawesi Tenggara seluas sekitar 24.752 hektare.

BACA JUGA  Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Proyek Hilirisasi Nikel PT Vale di Berbagai Wilayah

Dalam beberapa tahun terakhir perusahaan juga mengembangkan proyek strategis melalui program Indonesia Growth Project (IGP).

Program ini mencakup pembangunan fasilitas pengolahan nikel menggunakan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) di beberapa wilayah di Indonesia.

Salah satu proyek utama berada di Pomalaa, Sulawesi Tenggara dengan nilai investasi sekitar 4,5 miliar dolar Amerika Serikat.

Pengembangan proyek tersebut dilakukan bersama perusahaan otomotif Ford Motor Company serta perusahaan material baterai Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd..

Proyek lainnya dikembangkan di Morowali, Sulawesi Tengah dengan nilai investasi sekitar 2 miliar dolar Amerika Serikat melalui kerja sama dengan GEM Co. Ltd..

Selain itu perusahaan juga mengembangkan proyek Sorowako Limonite yang memiliki nilai investasi sekitar 2,3 miliar dolar Amerika Serikat bersama Huayou.

Pengembangan sejumlah proyek tersebut ditujukan untuk mendukung kebijakan hilirisasi mineral yang dijalankan pemerintah Indonesia.

Proyek-proyek tersebut juga diproyeksikan membuka lebih dari 12.000 lapangan kerja hingga akhir tahun 2025.

BACA JUGA  Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Selain pembangunan fasilitas pengolahan, perusahaan mulai melakukan penjualan bijih nikel dari Blok Pomalaa sejak akhir tahun 2024.

Kuota penjualan awal bijih nikel dari wilayah tersebut tercatat sekitar 200.000 metrik ton.

Kegiatan penambangan dan penjualan bijih saprolit dari Blok Morowali di Sulawesi Tengah juga mulai dilakukan pada pertengahan tahun 2025 untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Dalam struktur kepemilikan saham perusahaan saat ini, MIND ID sebagai holding industri pertambangan milik negara memegang sekitar 34 persen saham.

Sementara itu Vale Canada Limited yang merupakan anak usaha dari Vale Base Metals Ltd. menguasai sekitar 33,9 persen saham perusahaan.

Kedua pemegang saham utama tersebut terlibat dalam pengendalian perusahaan melalui perwakilan di jajaran direksi serta dukungan konsultatif terhadap tim operasional.

Perusahaan pertambangan asal Jepang Sumitomo Metal Mining Co. Ltd. juga memiliki sekitar 11,5 persen saham di PT Vale.

Sementara sekitar 20,6 persen saham perusahaan dimiliki publik yang diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berita Terkait

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026
Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua
MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara
ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina
MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas
HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:21 WITA

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Rabu, 16 September 2026 - 08:41 WITA

MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WITA

ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WITA

MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA