PT Vale Indonesia Percepat Pengembangan IGP Pomalaa

Avatar photo

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale di Pomalaa

PT Vale di Pomalaa

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk melaporkan perkembangan terbaru proyek pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa yang menunjukkan kemajuan pembangunan pada awal tahun 2026.

Perseroan menyebut progres keseluruhan proyek hingga saat ini telah mencapai 62 persen sejak tahapan konstruksi dimulai.

Melalui siaran pers perusahaan pada Rabu (11/3/2026), dijelaskan bahwa sejumlah infrastruktur utama dalam proyek tersebut telah selesai dibangun.

Beberapa fasilitas yang telah rampung meliputi North Access Road (NAR), gedung Main Construction Office, serta fasilitas persemaian modern.

Fasilitas persemaian tersebut dirancang mampu memproduksi hingga satu juta bibit pohon sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dalam pengembangan proyek.

BACA JUGA  PT Timah Dorong Kemitraan Usaha Lewat Pusat Layanan Koperasi

Perkembangan Infrastruktur Strategis Proyek IGP Pomalaa

Selain infrastruktur utama, pembangunan berbagai fasilitas pendukung juga terus berjalan di kawasan proyek IGP Pomalaa.

Progres pembangunan Living Area atau Operation Camp saat ini tercatat telah mencapai 41 persen.

Sementara itu pembangunan Workshop dan Office Area dilaporkan telah mencapai progres sekitar 57 persen.

PT Vale Indonesia juga menjalankan kerja sama dengan mitra Huayou melalui perusahaan KNI dalam pengembangan area Feed Preparation Plant serta fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL).

BACA JUGA  PT Vale Hadirkan Layanan Cegah Stunting di Kolaka

Perkembangan konstruksi pada dua fasilitas tersebut dilaporkan telah melampaui angka 36 persen.

Perseroan menyatakan setiap tahapan pengembangan proyek dilaksanakan dengan memperhatikan standar keselamatan kerja serta efisiensi operasional.

Seluruh proses pembangunan juga diarahkan untuk memenuhi penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap kegiatan konstruksi.

PT Vale Indonesia bersama para mitra serta pemangku kepentingan terus melanjutkan pengembangan proyek IGP Pomalaa sebagai bagian dari upaya memperkuat industri hilirisasi mineral di Indonesia sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026
Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua
MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara
ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina
MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas
HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:21 WITA

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Rabu, 16 September 2026 - 08:41 WITA

MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WITA

ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WITA

MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA