PT Vale Indonesia Percepat Proyek HPAL di Morowali, Progres Terpantau Positif

Avatar photo

- Editor

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, tinjau lansung progres pembangunan HPAL di Sambalagi, Morowali (Vale)

CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, tinjau lansung progres pembangunan HPAL di Sambalagi, Morowali (Vale)

KABARTAMBANG  – PT Vale Indonesia Tbk memastikan proyek strategis fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di Sambalagi terus berjalan sesuai rencana.

Kepastian tersebut diperkuat melalui kunjungan langsung CEO Bernardus Irmanto ke lokasi pembangunan di Kabupaten Morowali.

Kunjungan ini dilakukan untuk memantau perkembangan proyek sekaligus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target.

Manajemen perusahaan bersama mitra strategis GEM turut meninjau sejumlah area penting dalam proyek tersebut.

Pemantauan dilakukan pada berbagai fasilitas utama dan pendukung yang menjadi bagian dari pengembangan HPAL.

BACA JUGA  Produksi Nikel PT Vale Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Pasar Global

Perkembangan proyek menunjukkan tren positif, terutama pada pembangunan infrastruktur kunci.

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian meliputi pembangunan acid plant dan sistem pengelolaan tailing.

Proyek HPAL Sambalagi Didorong Tepat Waktu dan Berkualitas

Bernardus Irmanto menegaskan kesiapan proyek harus dibarengi dengan pengelolaan risiko yang terukur.

Ia menyatakan seluruh tahapan pembangunan harus tetap berada dalam jalur perencanaan.

“Saya berkeyakinan, kita bisa men deliver project HPAL di Sambalagi dengan baik, tepat waktu, biaya dan juga tepat secara kualitas,” ujarnya.

BACA JUGA  Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Proyek HPAL Sambalagi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan izin usaha pertambangan khusus atau IUPK.

Pengembangan ini juga diarahkan untuk mendukung program hilirisasi nikel di Indonesia.

Progres yang terus menunjukkan perkembangan positif diharapkan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok global.

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi salah satu penopang industri bahan baku baterai kendaraan listrik di masa mendatang. ***

Berita Terkait

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026
Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua
MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara
ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina
MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas
HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:21 WITA

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Rabu, 16 September 2026 - 08:41 WITA

MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WITA

ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WITA

MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA