Komisaris Pertamina Cek Langsung Stok BBM dan LPG

Avatar photo

- Editor

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stok BBM dan LPG Dipastikan Aman di Sorong

Stok BBM dan LPG Dipastikan Aman di Sorong

KABARTAMBANG – Komisaris PT Pertamina (Persero), Nanik S. Deyang dan Hasan Nasbi, melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat Daya untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar. Fokus peninjauan mencakup ketersediaan BBM dan LPG di wilayah Sorong.

Rombongan meninjau SPBU COCO 81 984 01 di Jalan Ahmad Yani serta agen LPG non subsidi PT Wilis Trijaya Mandiri, Selasa (21/4/2026).

Hasan Nasbi menyebut pelayanan di SPBU tersebut secara umum berjalan baik. Penyaluran BBM subsidi juga dinilai tepat sasaran dan tidak menimbulkan antrean panjang.

Meski begitu, ia mencatat masih ada beberapa hal teknis yang perlu dibenahi, mulai dari fasilitas toilet, tangki pendam hingga standar operasional pelayanan.

BACA JUGA  Investasi US$9 Miliar, PT Vale Perkuat Rantai Pasok Global

Usai dari SPBU, rombongan bergerak ke agen LPG non subsidi. Dari hasil pemantauan, pasokan tabung gas dinilai aman dan stok masih tersedia cukup panjang.

“Di agen ini tidak ada kelangkaan. Stok aman, bahkan cukup hingga 15 hari ke depan. Sebelum habis sudah ada pasokan baru masuk,” ujar Hasan.

Ia memastikan kebutuhan energi masyarakat di wilayah Papua Barat Daya dalam kondisi terjaga dan distribusi berjalan normal.

Sementara itu, Nanik S. Deyang menyoroti situasi masyarakat yang tetap tenang di tengah dinamika harga energi global. Menurutnya, program BBM Satu Harga memberi dampak besar terutama bagi kawasan timur Indonesia.

BACA JUGA  Mengenal Bernardus Irmanto Presiden Direktur PT Vale Indonesia

“Masyarakat tenang, tidak ada gejolak. Program BBM Satu Harga ini luar biasa, khususnya di Papua. Pertamina hadir memberi rasa aman,” katanya.

Ia juga mengungkapkan ketahanan stok BBM di Sorong bahkan lebih tinggi dibanding sejumlah daerah di Pulau Jawa. Jika rata-rata stok di Jawa sekitar 10 hari, maka Sorong bisa mencapai 20 hari.

Dengan kondisi itu, Pertamina optimistis kebutuhan BBM dan LPG masyarakat di Papua Barat Daya tetap aman serta mampu terpenuhi dengan baik.

Berita Terkait

Program Lahan Produktif hingga Konservasi Pesisir Antar PT Vale Raih Penghargaan
INALUM Umumkan Pemenang IN-Journal Chapter II
Pegadaian dan ANTAM Teken Kerja Sama Penjualan Logam Mulia
Komppas, KKLU, dan Donatur Kembali Gelar Kurban Bersama di Morowali
Lenni Lesviani dan Cerita Perjalanan di Desa Pemberdayaan Vale IGP Morowali
Lebih Dekat dengan Lenni Lesviani
PT Timah Dukung Pesantren Kilat Remaja Masjid di Belitung Timur
Tips Aman Membeli Emas Antam di Era Media Sosial
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:29 WITA

Program Lahan Produktif hingga Konservasi Pesisir Antar PT Vale Raih Penghargaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:15 WITA

INALUM Umumkan Pemenang IN-Journal Chapter II

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:25 WITA

Pegadaian dan ANTAM Teken Kerja Sama Penjualan Logam Mulia

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:47 WITA

Komppas, KKLU, dan Donatur Kembali Gelar Kurban Bersama di Morowali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:19 WITA

Lenni Lesviani dan Cerita Perjalanan di Desa Pemberdayaan Vale IGP Morowali

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA