Kabartambang – Lenni Lesviani, perempuan kelahiran Jojjolo, Kabupaten Bulukumba terus mengembangkan diri di industri pertambangan.
Lulusan Sarjana Agribisnis dari Universitas Hasanuddin tersebut telah berhasil meraih penghargaan di tingkat global melalui kiprahnya di perusahaan tambang di Morowali Utara..
Saat ini, ia melanjutkan studi Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan Jakarta.
Di tengah aktivitas akademiknya, ia tetap aktif bekerja. Ia berkarier di PT Nadesico Nickel Industry atau PT NNI yang merupakan bagian dari grup global CNGR.
Perusahaan tersebut beroperasi di Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Sebelum terjun ke dunia pertambangan, Lenni aktif menulis di berbagai media. Aktivitas tersebut banyak dilakukan saat ia berada di Kabupaten Bulukumba.
Pengalaman itu menjadi bekal penting dalam pengembangan karier profesionalnya.
Karier Lenni di industri tambang dimulai pada November 2023. Ia mengawali peran sebagai Control Room. Posisi tersebut menuntut ketelitian dan tanggung jawab tinggi terhadap operasional perusahaan.
Dalam waktu relatif singkat, ia mendapatkan kepercayaan lebih besar. Ia kemudian menempati posisi Senior Administrasi. Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Ahli Statistik. Posisi tersebut berada di Departemen Teknologi Produksi dan Departemen Manajemen Umum bagian Feronikel.
Selain menjalankan tugas utama, Lenni juga terlibat dalam berbagai program perusahaan. Ia berkontribusi dalam pengembangan Corporate Social Responsibility (CSR). Ia juga terlibat dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Lenni turut berperan dalam penulisan artikel dan press release perusahaan. Ia juga terlibat dalam pengembangan konten kreatif. Hal ini menunjukkan kemampuannya dalam menggabungkan aspek teknis dan komunikasi.
Lenni juga aktif dalam dunia literasi industri. Ia terlibat dalam penulisan buku berjudul “Berbagi Energi Positif di Perusahaan Pertambangan”. Buku tersebut mendapat apresiasi di tingkat nasional dan internasional.
Melalui karya tersebut, ia mendapat kesempatan mewakili karyawan teladan CNGR Indonesia. Ia mengikuti forum global yang berlangsung di Tiongkok. Dalam forum tersebut, ia menerima penghargaan sebagai Duta Bintang Integrasi Multikultural Global Tingkat Saham CNGR.
Kiprah Lenni berlanjut melalui buku terbarunya. Buku tersebut berjudul Nikel Nusantara: Marketing & Manajemen – Operasi Hijau di Era Hilirisasi dan Kendaraan Listrik. Buku ini ditulis bersama Katherine Angela Oendoen dan Dr. Junef Ismaliyanto.
Buku tersebut membahas strategi transformasi industri nikel Indonesia. Pembahasan mencakup hilirisasi industri.
Selain itu, dibahas juga konsep operasi hijau. Konsep ini penting dalam menghadapi perkembangan kendaraan listrik. ***











