JAKARTA, Kabartambang.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan produksi minyak nasional, mulai dari optimalisasi sumur tua hingga eksplorasi cekungan dan blok minyak baru.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan salah satu perhatian pemerintah adalah mengoptimalkan sekitar 45.000 sumur tua yang masih terdapat di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Bahlil, peningkatan produksi dari sumur-sumur tersebut akan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi untuk mengintervensi sumur yang masih memiliki potensi produksi.
“Sumur-sumur tua yang kita miliki akan kita intervensi dengan teknologi selain itu Presiden juga meminta untuk dikelola secara profesional dan tidak boleh ada pelanggaran atau dijual di tempat produksi dari sumur-sumur tua kita yang berjumlah 45.000 sumur tersebut,” ujar Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9).
Selain optimalisasi sumur tua, pemerintah juga membuka peluang peningkatan produksi melalui eksplorasi pada cekungan serta blok-blok minyak baru.
Langkah tersebut disiapkan untuk meningkatkan lifting minyak nasional sekaligus memperkuat ketersediaan energi dari sumber domestik. Pemerintah menilai potensi produksi yang berasal dari aset migas yang sudah ada maupun wilayah eksplorasi baru perlu dikelola secara lebih optimal.
Dalam pembahasan kebijakan migas, Bahlil juga mengungkapkan rencana pembentukan Badan Usaha Khusus (BUK) Migas melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Migas.
Lembaga tersebut direncanakan berada dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Pembentukan BUK Migas menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengelolaan sektor minyak dan gas bumi.
Bahlil mengatakan pemerintah masih mencari formulasi regulasi yang tepat untuk memperkuat kelembagaan tersebut, khususnya terkait aspek perizinan.
“Tinggal kita mencari formulasi regulasi yang memperkuat BUK, terutama dalam perizinan. Kita tidak ingin perizinan lintas sektor menjadi penghambat peningkatan lifting kita,” tegasnya.
Menurut pemerintah, percepatan perizinan diperlukan agar kegiatan eksplorasi dan peningkatan produksi dapat berjalan lebih efektif. Pengelolaan sumur tua dengan dukungan teknologi juga menjadi bagian dari strategi untuk mengoptimalkan produksi dari sumber daya migas yang telah tersedia.
Berbagai langkah tersebut disiapkan pemerintah untuk meningkatkan lifting dan memperkuat kemampuan produksi minyak nasional di tengah kebutuhan energi dalam negeri yang terus meningkat.











