CEO Vale Yakin Proyek HPAL Sambalagi Selesai Sesuai Target

Avatar photo

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek HPAL PT Vale . Foto dok

Proyek HPAL PT Vale . Foto dok

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia mempercepat penyelesaian proyek fasilitas High Pressure Acid Leach atau HPAL di Sambalagi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Kepastian progres proyek tersebut ditinjau langsung oleh CEO Bernardus Irmanto melalui kunjungan lapangan ke area pembangunan.

Fasilitas smelter ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026 dengan fokus produksi bahan baku baterai kendaraan listrik.

Produk yang dihasilkan berupa Mixed Hydroxide Precipitate atau MHP yang menjadi komponen penting dalam rantai industri baterai.

Proyek HPAL Vale di Morowali Hampir Rampung

Kunjungan manajemen dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target waktu, biaya, dan kualitas.

BACA JUGA  Laba Bersih Melonjak, Saham PT Vale Indonesia Jadi Incaran?

Dalam peninjauan tersebut, PT Vale bersama mitra strategis GEM Co Ltd mengevaluasi sejumlah area utama proyek.

Perkembangan signifikan terlihat pada pembangunan fasilitas pendukung seperti acid plant dan sistem pengelolaan tailing.

Kedua infrastruktur tersebut memiliki peran penting dalam mendukung operasional pabrik HPAL.

Manajemen juga meninjau fasilitas pendukung sumber daya manusia, termasuk hunian pekerja dan sarana penunjang lainnya.

Bernardus Irmanto menegaskan proyek ini harus tetap berjalan sesuai rencana dengan pengendalian risiko yang terukur.

“Saya yakin proyek HPAL di Sambalagi dapat diselesaikan tepat waktu, biaya, dan kualitas,” ujarnya.

BACA JUGA  PT Vale dan Forkopimda Luwu Timur Perkuat Sinergi Bangun Daerah Berkelanjutan

Proyek ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Izin Usaha Pertambangan Khusus atau IUPK sekaligus mendukung program hilirisasi nikel nasional.

Progres pembangunan saat ini telah mencapai 99 persen dari keseluruhan tahapan proyek.

Nilai investasi proyek tersebut mencapai sekitar USD2 miliar dengan cakupan pembangunan smelter dan aktivitas pertambangan.

Pada awal 2026, proyek ini juga telah mencatatkan penjualan awal sebesar 2,2 juta ton bijih nikel atau ore.

Keberadaan fasilitas HPAL diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global bahan baku baterai kendaraan listrik.

Berita Terkait

PT Bukit Asam Dorong UMKM Muara Enim
Bukit Asam Resmikan Hotel Heritage
PT TIMAH Dukung Lomba Baris Berbaris Pelajar
INALUM Salurkan Bantuan Pendidikan hingga PLTS
Pertamina Dukung Penindakan Mafia BBM dan LPG
PT TIMAH Buka Akses Investor, Smelter dan Proses Tambang
Laba PT Vale Naik, Program Beasiswa Terus Diperluas
Perwira Perempuan PTK Jaga Distribusi Energi Nasional
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:46 WITA

PT Bukit Asam Dorong UMKM Muara Enim

Kamis, 23 April 2026 - 15:41 WITA

Bukit Asam Resmikan Hotel Heritage

Kamis, 23 April 2026 - 15:03 WITA

PT TIMAH Dukung Lomba Baris Berbaris Pelajar

Kamis, 23 April 2026 - 14:57 WITA

INALUM Salurkan Bantuan Pendidikan hingga PLTS

Kamis, 23 April 2026 - 12:01 WITA

Pertamina Dukung Penindakan Mafia BBM dan LPG

Berita Terbaru

Korporasi

PT Bukit Asam Dorong UMKM Muara Enim

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Bukit Asam (Persero) Tbk meresmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel

Korporasi

Bukit Asam Resmikan Hotel Heritage

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:41 WITA

PT TIMAH Tbk berpartisipasi ajang Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Belitung.

Korporasi

PT TIMAH Dukung Lomba Baris Berbaris Pelajar

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:03 WITA

Aksi sosial PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)

Korporasi

INALUM Salurkan Bantuan Pendidikan hingga PLTS

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:57 WITA

Stok BBM dan LPG Dipastikan Aman di Sorong

Ragam

Komisaris Pertamina Cek Langsung Stok BBM dan LPG

Kamis, 23 Apr 2026 - 13:04 WITA