PT Vale Kembangkan Proyek Hilirisasi Nikel di Tiga Wilayah

Avatar photo

- Editor

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale

PT Vale

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang beroperasi di Blok Sorowako, Sulawesi Selatan.

Perusahaan mengolah bijih nikel laterit menggunakan teknologi pirometalurgi dan peleburan untuk menghasilkan produk akhir berupa nikel matte.

Pada 2024, PT Vale menargetkan produksi mencapai 70.800 metrik ton nikel matte.

PT Vale beroperasi berdasarkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang berlaku hingga 28 Desember 2035.

Wilayah konsesi perusahaan mencakup area seluas 118.017 hektare yang tersebar di Sulawesi Selatan seluas 70.566 hektare, Sulawesi Tengah seluas 22.699 hektare, dan Sulawesi Tenggara seluas 24.752 hektare.

BACA JUGA  TNI dan PT Vale Diskusikan Stabilitas Wilayah di Tengah Dinamika Global

Selain operasi utama di Sorowako, PT Vale juga mengembangkan proyek Indonesia Growth Project (IGP) di sejumlah wilayah.

Proyek tersebut meliputi fasilitas HPAL di Pomalaa dengan nilai investasi 4,5 miliar dolar Amerika Serikat bersama Ford dan Huayou.

PT Vale juga mengembangkan proyek di Morowali senilai 2 miliar dolar Amerika Serikat bersama GEM Co. Ltd.

Sementara proyek Sorowako Limonite dikembangkan dengan investasi 2,3 miliar dolar Amerika Serikat bersama Huayou.

BACA JUGA  Laba PT Vale Naik, Program Beasiswa Terus Diperluas

Pengembangan proyek tersebut mendukung program hilirisasi nasional sekaligus penguatan industri kendaraan listrik dan transisi energi global.

PT Vale memperkirakan seluruh proyek itu akan menciptakan lebih dari 12 ribu lapangan kerja hingga akhir 2025.

Pada akhir 2024, perusahaan mulai menjual bijih nikel dari Blok Pomalaa dengan kuota 200 ribu metrik ton.

PT Vale juga menargetkan dimulainya operasi penambangan dan penjualan bijih saprolit dari Blok Morowali pada pertengahan 2025 untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Berita Terkait

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan
PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur
Pertamina dan Jabar Kembangkan Energi Bersih dari Sampah
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Strategi Bisnis
PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK
PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:40 WITA

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:32 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:25 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:22 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:11 WITA

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Strategi Bisnis

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA