PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Avatar photo

- Editor

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT ANTAM

PT ANTAM

KABARTAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta.

Nilai dividen tersebut setara dengan 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Sementara itu, sebesar Rp2,16 triliun atau 30 persen dari laba bersih ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis, memperkuat fundamental perusahaan, dan membiayai berbagai proyek strategis ANTAM ke depan.

Keputusan pembagian dividen didukung oleh kinerja operasional dan keuangan ANTAM yang mencatatkan hasil terbaik sepanjang sejarah perusahaan.

Sepanjang 2025, ANTAM membukukan pendapatan sebesar Rp84,64 triliun.

Angka tersebut tumbuh 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perusahaan juga mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun.

Capaian itu meningkat 106 persen dibandingkan kinerja tahun 2024.

Kinerja positif tersebut diraih di tengah tantangan global yang ditandai volatilitas harga komoditas, ketidakpastian ekonomi makro, serta dinamika regulasi.

Peningkatan kinerja didorong oleh optimalisasi portofolio bisnis, peningkatan efisiensi operasional, pengendalian biaya yang efektif, serta pelaksanaan strategi bisnis yang terfokus.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, mengatakan tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan perusahaan.

“Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTAM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Pencapaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan, serta komitmen seluruh insan ANTAM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Untung.

BACA JUGA  PT Timah dan KPP Pratama Pangkalpinang Edukasi Karyawan

ANTAM Dapat Penugasan Percepat Hilirisasi Nikel dan Industri Baterai Nasional

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui rencana ANTAM menerima penugasan khusus dari pemerintah untuk mempercepat program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Penugasan tersebut mencakup pembangunan ekosistem baterai berbasis nikel yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Ruang lingkup proyek meliputi kegiatan pertambangan, pembangunan fasilitas RKEF dan RKSBF, fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL), refinery, produksi precursor dan cathode, manufaktur sel baterai, hingga fasilitas daur ulang baterai.

Pengembangan ekosistem ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional.

Selain itu, proyek tersebut juga ditargetkan memperkuat ketahanan bisnis ANTAM dalam jangka panjang serta membuka sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.

Program tersebut akan dijalankan melalui kerja sama antara ANTAM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI).

Kolaborasi juga melibatkan HYD Investment Limited sebagai mitra strategis.

Konsorsium HYD terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk.

Menurut Untung, penguatan hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral menjadi bagian penting dari strategi perusahaan yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

“Melalui pelaksanaan proyek-proyek strategis yang terintegrasi, perusahaan bertujuan meningkatkan nilai tambah, mendukung penguatan kemandirian industri nasional, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” katanya.

BACA JUGA  Antam Amankan Pasokan Emas BSI dan PETS

ANTAM juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi perusahaan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing perusahaan dalam jangka panjang.

RUPST 2025 juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan.

Pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris perusahaan yang efektif sejak 19 Desember 2025.

Rapat juga menyetujui pemberhentian I Dewa Wirantaya dari jabatan Direktur Pengembangan Usaha serta Arianto Sabtonugroho Rudjito dari posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Sebagai bagian dari perubahan tersebut, pemegang saham mengangkat Aryanto Wibowo sebagai Komisaris.

I Dewa Wirantaya ditunjuk sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilirisasi.

Sementara Arini Kasmira dipercaya menjabat Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Selain itu, dilakukan perubahan nomenklatur dan penugasan sejumlah anggota direksi untuk mendukung arah strategis perusahaan ke depan.

Manajemen ANTAM menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota komisaris dan direksi yang telah menyelesaikan masa tugasnya atas kontribusi dan dedikasi dalam mendukung perkembangan perusahaan.

ANTAM juga menyampaikan penghargaan kepada para pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, regulator, serta seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang diberikan selama ini.

Perusahaan menegaskan akan terus melanjutkan transformasi bisnis melalui hilirisasi mineral, penguatan tata kelola perusahaan, serta pengembangan proyek strategis yang memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Berita Terkait

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK
PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam
PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik
MIND ID Catat Pendapatan Rp159,46 Triliun
PTBA Tingkatkan Cofiring Biomassa di PLTU Banko Barat
PT TIMAH Tanam 500 Pohon di Sempadan Sungai Romodong
BP BUMN dan Danantara Benahi Struktur Bisnis MIND ID
PT TIMAH Salurkan 17 Hewan Kurban di Pangkalpinang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WITA

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:46 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:41 WITA

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:36 WITA

PTBA Tingkatkan Cofiring Biomassa di PLTU Banko Barat

Berita Terbaru

PT TIMAH

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WITA

Bantuan terbaru diberikan kepada Surau Baitussalam oleh PT Timah

Korporasi

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:46 WITA

PT ANTAM

Korporasi

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:41 WITA