Pertamina Kembangkan Energi Panas Bumi Non-Listrik

Avatar photo

- Editor

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan pengembangan energi panas bumi (geothermal)

PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan pengembangan energi panas bumi (geothermal)

KABARTAMBANG – PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di luar sektor kelistrikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai sektor.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mempercepat transisi energi serta mendukung kemandirian energi nasional yang sejalan dengan program Asta Cita.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pemanfaatan panas bumi sebagai energi alternatif telah diterapkan di sekitar 90 negara untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, melalui Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan anak usahanya PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), pengembangan geothermal kini tidak hanya difokuskan pada pembangkit listrik, tetapi juga merambah sektor non-listrik (beyond electricity), seperti hidrogen hijau dan kredit karbon.

“Sebagian besar pemanfaatan energi global dari panas bumi masih dalam bentuk listrik. Inisiatif beyond electricity ini menjadi peluang besar bagi Indonesia yang memiliki potensi geothermal melimpah,” ujar Baron.

BACA JUGA  Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Ia menambahkan, energi panas bumi memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya efisien, rendah emisi, ramah lingkungan, serta mendukung keberlanjutan.

Sementara itu, Pjs Corporate Secretary Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi, menjelaskan bahwa pemanfaatan panas bumi saat ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa melalui konversi listrik.

“Uap panas bumi dimanfaatkan masyarakat di sekitar wilayah kerja PGE melalui program community involvement and development (CID), antara lain untuk mendukung sektor perkebunan dan pertanian,” ujarnya.

Salah satu implementasi program tersebut terlihat di Area Kamojang melalui pengembangan kopi geothermal, yang memanfaatkan uap panas bumi untuk mempercepat proses pengeringan biji kopi tanpa bergantung pada cuaca.

BACA JUGA  PTK Bangun Kapal Utility Boat 22 Pax, Perkuat Distribusi Energi Nasional

Selain itu, di Area Ulubelu, Lampung, panas bumi dimanfaatkan untuk mengatur suhu dalam rumah kaca pada budidaya melon hidroponik, sehingga meningkatkan kualitas hasil panen.

Pemanfaatan serupa juga dilakukan di Area Lahendong melalui kerja sama dengan PT Gunung Hijau Masarang dalam produksi gula aren yang lebih ramah lingkungan. Di wilayah yang sama, masyarakat juga memanfaatkan pupuk cair berbasis endapan silika dari fluida panas bumi untuk meningkatkan kesuburan dan ketahanan tanaman.

Rika menegaskan, energi bersih tidak hanya dimanfaatkan untuk listrik, tetapi juga dapat dioptimalkan untuk memberikan nilai tambah langsung bagi masyarakat.

“Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif melalui pemanfaatan energi panas bumi,” pungkasnya.

Berita Terkait

PT Timah dan Pemkab Bangka Kerjasama Pemanfaatan Kawasan Industri Jelitik
CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga
Pemerintah Uji Implementasi B50 pada Sektor Kereta Api
Temuan Gas Raksasa di Blok Ganal, Cadangan Energi RI Bertambah
Bukit Asam Luncurkan Mesin Daur Ulang Botol Plastik Berbasis Digital
Dari Bijih hingga Emas Murni, Begini Proses Produksi Emas ANTAM
PT Antam Hadirkan Emas Edisi Idulfitri 1447 Hijriah
Gubernur Sulteng Apresiasi Komitmen Perusahaan NNI dalam Pembangunan Berkelanjutan di Morowali Utara

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WITA

PT Timah dan Pemkab Bangka Kerjasama Pemanfaatan Kawasan Industri Jelitik

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WITA

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WITA

Pemerintah Uji Implementasi B50 pada Sektor Kereta Api

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WITA

Pertamina Kembangkan Energi Panas Bumi Non-Listrik

Rabu, 22 April 2026 - 18:22 WITA

Temuan Gas Raksasa di Blok Ganal, Cadangan Energi RI Bertambah

Berita Terbaru

Grup Merdeka ambil bagian dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026

Korporasi

Grup Merdeka Paparkan Inovasi Tambang Pani dan Teknologi GIS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:26 WITA

PT Bukit Asam (PTBA) bersama UT School Tanjung Enim

Korporasi

PT Bukit Asam Tutup Program Basic Mechanic Course

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:12 WITA

PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis, Turnamen Voli Diikuti 72 Tim dari Bangka Belitung

Korporasi

PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:07 WITA

Logam Mulia Antam: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp50.000 per Gram

Pasar

Harga Emas Antam Sabtu 16 Mei 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:02 WITA

Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Penumpang Kini Bisa Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat

Pasar

Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Tawar Produk UMKM

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:58 WITA