KABARTAMBANG – Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat perannya sebagai penggerak hilirisasi nasional untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia.
Komitmen tersebut tercermin dari kinerja bisnis positif yang berhasil dipertahankan sepanjang tahun buku 2025.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan perseroan secara konsisten menjalankan fungsi sebagai integrator yang menyinergikan rantai pasok hilirisasi mineral dan batu bara di Indonesia.
Menurutnya, berbagai proyek hilirisasi yang dijalankan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri pertambangan nasional.
Sinergi tersebut terlihat melalui kerja sama ANTAM dan Freeport Indonesia dalam rantai pasok hilirisasi emas nasional.
MIND ID juga mengintegrasikan rantai pasok bauksit, alumina, dan aluminium melalui kolaborasi INALUM, ANTAM, dan PT Bukit Asam.
Selain itu, perseroan terus memperkuat hilirisasi mineral strategis seperti nikel, tembaga, dan timah.
MIND ID juga berperan dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari transformasi industri berbasis sumber daya alam.
Konsistensi dalam menjalankan strategi tersebut mendorong pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan.
Sepanjang tahun buku 2025, MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp159,46 triliun.
Angka tersebut meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp145,21 triliun.
Perseroan juga mencatat laba bersih sebesar Rp29,89 triliun.
Capaian tersebut berada 16 persen di atas target yang telah ditetapkan perusahaan.
“Pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen manajemen MIND ID dalam menjamin pengelolaan perusahaan negara yang mampu memberi kontribusi optimal bagi Indonesia,” ujar Pria usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 pada 11 Juni 2026.
Setor Rp22,6 Triliun untuk Negara dan Pemangku Kepentingan
Selain mencatatkan pertumbuhan bisnis, MIND ID juga memberikan kontribusi signifikan kepada negara dan berbagai pemangku kepentingan.
Kontribusi tersebut meliputi pembayaran pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), royalti, dan dividen.
Total kontribusi yang disalurkan mencapai Rp22,6 triliun.
Pria menjelaskan bahwa capaian kinerja tahun buku 2025 menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga ketahanan bisnis di tengah tantangan ekonomi global dan nasional.
Menurutnya, strategi yang adaptif dan terintegrasi di seluruh anggota Grup MIND ID menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan perusahaan.
Perseroan tetap konsisten menjalankan mandat sebagai penggerak hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
Langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan operasional bisnis Grup MIND ID dalam jangka panjang.
Pria menegaskan bahwa kontribusi terhadap penerimaan negara merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi nasional.
Peran tersebut dijalankan sejalan dengan arah pembangunan yang tertuang dalam Asta Cita Presiden.
“MIND ID konsisten menjalankan mandatnya sebagai penggerak hilirisasi mineral strategis memberi manfaat optimal bagi Indonesia, sekaligus mewujudkan visi MIND ID for Indonesia and the World,” katanya.
Di sisi tata kelola perusahaan, MIND ID juga menegaskan komitmennya terhadap prinsip good corporate governance (GCG).
Laporan keuangan perusahaan memperoleh opini “Wajar Dalam Semua Hal yang Material” dari auditor independen Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja yang merupakan anggota Ernst & Young Global Limited.
Opini tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang sehat.
Pria menegaskan bahwa MIND ID akan terus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusinya bagi negara.
“MIND ID akan terus melanjutkan pertumbuhan kinerja yang sehat dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan, karena di balik setiap ton mineral yang kami kelola, ada kewajiban untuk memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.











