KABARTAMBANG – PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengelola (BP) BUMN ambil bagian dalam Program Mudik Bersama 2026 yang digelar pada 17 Maret 2026.
Keterlibatan ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah dan BUMN dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi BUMN dalam penyelenggaraan program mudik gratis.
Ia menilai program ini dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik berlangsung.
“Ini merupakan sebuah ikhtiar bersama, jika kita bisa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah hadir untuk mereka,” ujar Agus Harimurti.
Pertamina Siapkan Armada dan Dukung Efisiensi Energi
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa program Mudik Gratis BUMN merupakan bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat.
Ia menjelaskan program ini bertujuan memberikan perjalanan yang lebih aman sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas saat Lebaran.
Dony juga menyebut peningkatan jumlah peserta setiap tahun mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.
Sebagai bagian dari BUMN, Pertamina turut memperkuat pelaksanaan program melalui penyediaan sarana transportasi bagi pemudik.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menyampaikan bahwa perusahaan berpartisipasi dalam tiga skema mudik pada 2026.
Program tersebut meliputi Mudik Bareng Pertamina, Mudik Sektor Energi, serta Mudik Gratis BUMN.
Secara keseluruhan, Pertamina menyiapkan 167 unit bus untuk melayani perjalanan ke lebih dari 25 kota tujuan.
Mudik Bareng Pertamina telah dilaksanakan lebih awal pada 15 Maret 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Sementara partisipasi dalam program sinergi pemerintah dilaksanakan pada 17 Maret 2026 di Jakarta.
Arya menjelaskan program ini turut mendorong penggunaan transportasi kolektif yang lebih efisien.
Ia menambahkan bahwa perjalanan bersama dapat menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta membantu mengurangi emisi gas buang.
“Melalui perjalanan bersama, konsumsi BBM dapat ditekan sehingga lebih hemat energi sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi gas buang,” ujar Arya.
Kolaborasi antara Pertamina, Kementerian ESDM, BP BUMN, serta berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam kelancaran program ini.
Melalui dukungan tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung arus mudik yang tertib sekaligus efisien dalam penggunaan energi.
Program ini juga diharapkan memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.











