Laba Bersih Melonjak, Saham PT Vale Indonesia Jadi Incaran?

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 21 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale

PT Vale

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk mencatatkan peningkatan laba bersih sepanjang tahun 2025 yang mendorong minat investor terhadap saham perseroan.

Kinerja tersebut terlihat dari capaian laba bersih sebesar US$76,06 juta atau meningkat 31,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$57,76 juta.

Pertumbuhan ini terjadi di tengah tekanan pada kinerja operasional perusahaan akibat kenaikan beban dan penurunan laba usaha.

Pendapatan perseroan tercatat sebesar US$990,19 juta atau tumbuh 4,18 persen secara tahunan dibandingkan periode sebelumnya sebesar US$950,38 juta.

Namun, beban pokok pendapatan ikut meningkat menjadi US$879,34 juta dari sebelumnya US$842,16 juta.

Kenaikan juga terjadi pada beban usaha yang mencapai US$52,18 juta serta beban lain-lain sebesar US$12,71 juta.

Kondisi tersebut menyebabkan laba usaha turun menjadi US$41,43 juta dari US$63,82 juta pada tahun sebelumnya.

Laba Bersih PT Vale Naik dan Saham Dilirik Investor

Peningkatan laba bersih ditopang oleh faktor di luar operasional yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan.

BACA JUGA  Vale Dorong Hilirisasi Nasional Lewat Proyek Strategis

Perusahaan mencatat keuntungan dari perubahan nilai wajar aset derivatif sebesar US$16,57 juta setelah sebelumnya mengalami kerugian.

Pendapatan keuangan juga meningkat menjadi US$37,26 juta yang memperkuat posisi keuangan perseroan.

Selain itu, terdapat keuntungan dari nilai wajar investasi saham sebesar US$6,68 juta serta kontribusi laba entitas asosiasi sebesar US$607.000.

Dengan dukungan tersebut, laba sebelum pajak meningkat menjadi US$94,53 juta dari US$74,06 juta.

Setelah dikurangi beban pajak sebesar US$18,47 juta, laba bersih berhasil tumbuh signifikan.

Presiden Direktur Bernardus Irmanto menyampaikan bahwa produksi nikel matte mencapai 72.027 ton sepanjang 2025.

Realisasi tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya meski sempat mengalami penurunan pada triwulan keempat akibat perbaikan fasilitas produksi.

BACA JUGA  PT Vale Catat Kemajuan Konstruksi IGP Pomalaa

Penjualan bijih nikel saprolit mencapai 2,31 juta wet metric tons dan pengiriman nikel matte naik menjadi 73.093 ton.

Kinerja tersebut menjaga EBITDA tetap kuat di level US$228,2 juta.

Di tengah penurunan harga nikel matte sebesar 7 persen menjadi US$12.157 per ton, perusahaan tetap mampu menjaga efisiensi biaya.

Biaya kas penjualan tercatat sebesar US$9.339 per ton yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Sepanjang tahun, perusahaan mengalokasikan belanja modal sebesar US$485,9 juta untuk mendukung proyek strategis.

Fokus pengembangan diarahkan pada proyek di Pomalaa dan Sorowako untuk meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap hingga dua kali lipat pada 2029.

Kinerja laba bersih yang meningkat di tengah tantangan industri menjadi salah satu faktor yang membuat saham perseroan mulai dilirik pelaku pasar.

Berita Terkait

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026
Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua
MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara
ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina
MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas
HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:21 WITA

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Rabu, 16 September 2026 - 08:41 WITA

MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WITA

ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WITA

MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA