28 Korban Longsor di Angola Penambang Emas Ilegal

Avatar photo

- Editor

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angola. Foto Reuters

Angola. Foto Reuters

KABARTAMBANG – Angola dilanda longsor tambang emas ilegal yang menewaskan sedikitnya 28 orang di wilayah barat laut negara tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/5/2026).

Juru bicara kepolisian, Gaspar Luis Inacio, mengatakan korban meninggal termasuk 13 orang dari satu keluarga.

“Sebanyak 28 orang tewas, termasuk 13 di antaranya dari satu keluarga, dan dua lainnya hilang setelah tambang untuk memproduksi mineral strategis ilegal seperti emas, longsor,” ujar Gaspar kepada stasiun radio RNA.

BACA JUGA  PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis

Ia menyebut operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal, tiga orang mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Bengo.

Petugas pengawas kesehatan, Francisco Rodrigues, mengatakan kondisi korban luka dalam keadaan stabil.

Para penyintas menyebut lebih dari 70 penambang berada di lokasi saat longsor terjadi.

Angola dikenal sebagai negara di pesisir barat daya Afrika yang memiliki cadangan minyak dan berlian dalam jumlah besar.

BACA JUGA  Infrastruktur Smelter PT Vale di Morowali Segera Rampung

Negara tersebut pernah dijajah Portugal selama sekitar 400 tahun sebelum merdeka pada 11 November 1975.

Setelah kemerdekaan, Angola sempat mengalami perang saudara berkepanjangan hingga berakhir pada 2002.

Dalam beberapa tahun terakhir, Angola berkembang menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Afrika melalui pembangunan infrastruktur dan kerja sama ekonomi internasional. ***

Berita Terkait

BP BUMN dan Danantara Benahi Struktur Bisnis MIND ID
PT TIMAH Salurkan 17 Hewan Kurban di Pangkalpinang
Kementerian ESDM Percepat Program Listrik Desa di Indonesia
Pertamina Lubricants Raih Gold IMS Awards 2026
PT Vale Kembangkan Proyek Hilirisasi Nikel di Tiga Wilayah
Mind ID Godok Kolaborasi Industri Mineral dengan Kazakhstan
Transisi Energi Indonesia Dipercepat Demi Target Net Zero Emission 2060
Begini Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:30 WITA

BP BUMN dan Danantara Benahi Struktur Bisnis MIND ID

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:24 WITA

PT TIMAH Salurkan 17 Hewan Kurban di Pangkalpinang

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:22 WITA

Kementerian ESDM Percepat Program Listrik Desa di Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:16 WITA

28 Korban Longsor di Angola Penambang Emas Ilegal

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:12 WITA

Pertamina Lubricants Raih Gold IMS Awards 2026

Berita Terbaru

BP BUMN bersama Danantara mempercepat penataan organisasi dan struktur bisnis MIND ID.

Korporasi

BP BUMN dan Danantara Benahi Struktur Bisnis MIND ID

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:30 WITA

Pegadaian dan ANTAM menjalin kerja sama penjualan logam mulia untuk memperkuat ekosistem emas nasional.

Ragam

Pegadaian dan ANTAM Teken Kerja Sama Penjualan Logam Mulia

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:25 WITA

PT TIMAH menyalurkan 17 hewan kurban melalui Masjid Al Furqon untuk warga sekitar Bukit Baru, Pangkalpinang.

Korporasi

PT TIMAH Salurkan 17 Hewan Kurban di Pangkalpinang

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:24 WITA

Kementerian ESDM memperkuat kerja sama dengan pemda untuk mempercepat akses listrik desa di berbagai wilayah.

Korporasi

Kementerian ESDM Percepat Program Listrik Desa di Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:22 WITA

Grup MIND ID menyalurkan 1.735 hewan kurban ke 20 wilayah operasional dari Sumatera hingga Papua.

Pemerintahan

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA