Pemerintah Kaji Opsi WFH untuk Tekan Konsumsi BBM

Avatar photo

- Editor

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah kaji opsi WFH untuk tekan konsumsi BBM, sementara stok energi nasional dipastikan aman hingga Lebaran 2026.

Pemerintah kaji opsi WFH untuk tekan konsumsi BBM, sementara stok energi nasional dipastikan aman hingga Lebaran 2026.

KABARTAMBANG – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji sejumlah skema untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global.

Salah satu opsi yang masuk dalam pembahasan adalah penerapan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa wacana tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan final.

Ia menyebut berbagai kemungkinan tetap terbuka selama dapat mendukung efisiensi penggunaan energi.

“Memang ada beberapa langkah-langkah yang akan dilakukan, tapi sedang dikaji, lagi dikaji, tentang apakah kita membutuhkan WFH,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM Jakarta.

Pemerintah Pastikan Stok Energi Tetap Aman

Di tengah pembahasan tersebut, pemerintah memastikan kondisi pasokan energi nasional masih dalam keadaan terkendali.

BACA JUGA  PT TIMAH Dukung Lomba Baris Berbaris Pelajar

Ketersediaan bahan bakar minyak, liquefied petroleum gas (LPG), serta listrik dilaporkan mencukupi hingga periode Lebaran 2026.

Bahlil menyebut tambahan pasokan LPG dijadwalkan masuk pada akhir bulan untuk menjaga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Untuk sektor kelistrikan, pasokan batu bara bagi pembangkit milik PT PLN (Persero) berada pada kisaran 14 hingga 15 hari yang sesuai dengan standar minimal nasional.

Pemerintah juga memastikan kebijakan subsidi BBM tetap dijalankan setidaknya hingga masa libur Lebaran selesai.

Evaluasi lanjutan terkait ketahanan energi akan dilakukan setelah periode Maret guna menyesuaikan kondisi ke depan.

Bahlil menegaskan bahwa perencanaan energi dilakukan secara berjenjang mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan stok agar tidak terjadi gangguan pasokan di dalam negeri.

BACA JUGA  Hemat Energi dari Rumah hingga Kantor, Ini Imbauan Menteri ESDM

Di sisi lain, perkembangan geopolitik turut mempengaruhi stabilitas energi global, termasuk kebijakan di Selat Hormuz.

Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi kapal dari sejumlah negara untuk kembali melakukan komunikasi, yang dinilai membawa dampak positif terhadap distribusi energi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga mendorong langkah efisiensi konsumsi BBM melalui berbagai pendekatan.

Presiden menilai pengalaman penerapan WFH saat pandemi COVID-19 dapat menjadi acuan dalam mengurangi penggunaan energi secara signifikan.

Sejumlah negara juga telah menerapkan kebijakan serupa sebagai respons terhadap ketidakpastian global.

Thailand menerapkan pembatasan penggunaan energi dan mendorong kerja dari rumah bagi pegawai negeri.

Filipina mengadopsi sistem kerja empat hari dalam sepekan di sektor publik.

Sementara Pakistan menyiapkan strategi penghematan melalui pembelajaran jarak jauh dan pengaturan pola kerja.

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
MIND ID Lampaui Target 13 Persen Laba Bersih
PT Timah Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Karimun
PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Berkelanjutan US$750 Juta
Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara Proliga 2026
PT Vale Tanam Ratusan Pohon dan Bersihkan Pesisir Morowali
PTK Bangun Kapal Utility Boat 22 Pax, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Pertamina Dorong Pembalap Muda Lewat Mandalika Racing Series 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:39 WITA

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Senin, 27 April 2026 - 14:05 WITA

MIND ID Lampaui Target 13 Persen Laba Bersih

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WITA

PT Timah Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Karimun

Senin, 27 April 2026 - 13:51 WITA

PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Berkelanjutan US$750 Juta

Senin, 27 April 2026 - 13:46 WITA

Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara Proliga 2026

Berita Terbaru

Menteri ESDM

Pemerintahan

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Antam

Pasar

Harga Emas Antam 28 April 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:41 WITA

CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026).

Korporasi

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:39 WITA

PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kilang Kasim berdayakan CSR

Inovasi

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:28 WITA