KABARTAMBANG – PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan penuh infrastruktur energi di sepanjang Jalur Pantai Utara (Pantura) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG selama arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Perusahaan menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjamin kelancaran distribusi energi, khususnya bagi pemudik yang melintasi jalur non-tol menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan pihaknya telah memetakan titik rawan kemacetan dan menyiagakan layanan pengantaran BBM langsung ke lokasi kendaraan yang mengalami kendala di perjalanan.
“Layanan Motoris (Pertamina Delivery Service) kami siapkan untuk menjangkau pemudik yang terjebak macet, sehingga kebutuhan BBM tetap terpenuhi,” ujarnya.
Pertamina Siagakan Layanan Energi dan UMKM di Jalur Pantura
Seluruh fasilitas energi mulai dari Terminal BBM hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur strategis dipastikan beroperasi selama 24 jam untuk menjaga kelancaran pasokan di tengah peningkatan mobilitas masyarakat.
Salah satu titik layanan yang menjadi perhatian adalah SPBU Muri yang dikenal memiliki fasilitas lengkap bagi pemudik, termasuk ratusan toilet, area istirahat, pusat oleh-oleh, hingga sarana relaksasi.
Manajemen SPBU tersebut juga menyediakan fasilitas penginapan dengan tarif terjangkau guna mendukung kenyamanan pemudik selama perjalanan.
Selain memastikan ketersediaan energi, Pertamina juga mengintegrasikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di sejumlah titik layanan.
Salah satu contohnya adalah pengembangan Danau Cinta Eco Resort yang kini menjadi destinasi wisata berbasis energi terbarukan sekaligus pusat ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Kawasan tersebut dilengkapi sarana edukasi energi baru terbarukan (EBT) seperti panel surya dan sistem mikrohidro yang dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas wisata dan kebutuhan energi lokal.
Di wilayah lain, Pertamina juga menghadirkan mitra binaan berupa kafe lokal di Batang yang menyediakan produk kopi dari berbagai varietas hasil petani setempat.
Inisiatif ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus mendukung perputaran ekonomi di sepanjang jalur mudik.
Pertamina menegaskan bahwa kehadiran layanan energi yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif.
Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan BBM dan LPG secara bijak serta memastikan kendaraan dalam kondisi siap sebelum melakukan perjalanan mudik.











