Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Avatar photo

- Editor

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Kabartambang.com – Pemerintah mengarahkan pengelolaan sektor mineral dan batu bara (minerba) tidak berhenti pada aktivitas ekstraksi, tetapi berkembang menuju industri bernilai tambah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Arah tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam membenahi tata kelola minerba melalui penguatan hilirisasi, penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik atau Good Mining Practices, serta pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Melalui PPM, masyarakat di sekitar kegiatan pertambangan didorong memperoleh manfaat langsung dari keberadaan perusahaan tambang. Program tersebut mencakup sejumlah bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil, kemandirian ekonomi hingga pembangunan infrastruktur pendukung.

Penerima manfaat tidak hanya masyarakat yang berada di sekitar lokasi operasi, tetapi juga mencakup masyarakat dalam wilayah Ring I, Ring II, dan Ring III yang terdampak aktivitas pertambangan.

BACA JUGA  Wamen ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan Listrik Aman Menjelang Lebaran 2026

Kebijakan pemberdayaan masyarakat tersebut juga diarahkan untuk membuka ruang bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi baru. Berdasarkan materi Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM, terdapat sekitar 2.587 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan badan usaha pertambangan minerba.

UMKM binaan tersebut bergerak di berbagai sektor usaha, antara lain kerajinan dan kuliner. Keberadaan UMKM binaan menjadi salah satu bentuk upaya memperluas dampak ekonomi kegiatan pertambangan di luar penerimaan negara dan aktivitas produksi komoditas.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah ingin menjaga keseimbangan dalam ekosistem pertambangan, termasuk dengan memberikan ruang kepada pelaku UMKM sekaligus mempertahankan keberlangsungan pelaku usaha berskala besar.

BACA JUGA  Prabowo Tekankan Hilirisasi Industri untuk Perluas Lapangan Kerja Generasi Muda

Pemerintah juga mendorong transformasi sektor ekstraktif melalui hilirisasi. Kebijakan tersebut diarahkan agar sumber daya mineral tidak semata-mata dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi di dalam negeri.

Di sisi lain, penerapan Good Mining Practices menjadi bagian penting dalam pengelolaan kegiatan pertambangan. Prinsip tersebut mencakup pelaksanaan kegiatan pertambangan dengan memperhatikan aspek teknis, keselamatan, lingkungan, serta keberlanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah menempatkan sektor minerba tidak hanya sebagai sumber penerimaan negara, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan industri dan ekonomi masyarakat di wilayah pertambangan.

Penguatan hilirisasi dan program pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat membuat manfaat kegiatan pertambangan dirasakan lebih luas, termasuk melalui peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat dan pengembangan UMKM lokal.

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA