Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Avatar photo

- Editor

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan meninjau sejumlah fasilitas operasional Pertamina di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 12 Juni 2026

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan meninjau sejumlah fasilitas operasional Pertamina di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 12 Juni 2026

KABARTAMBANG – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meninjau sejumlah fasilitas operasional Pertamina di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memastikan keandalan pasokan energi dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut.

Kunjungan kerja yang berlangsung pada 12 Juni 2026 itu merupakan bagian dari rangkaian agenda peninjauan fasilitas energi Pertamina di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Dalam kunjungannya, Iriawan mendatangi sejumlah titik strategis yang menjadi tulang punggung distribusi energi di NTT.

Lokasi yang ditinjau meliputi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari, hingga Integrated Terminal (IT) Tenau.

Di SPBU Timor Raya Oesapa, Kupang, Iriawan meninjau kesiapan fasilitas pelayanan sekaligus berdialog dengan masyarakat.

Ia mendengarkan secara langsung berbagai masukan terkait ketersediaan pasokan dan kualitas pelayanan BBM.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Aviation Fuel Terminal El Tari.

Fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan avtur untuk mendukung operasional transportasi udara di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Iriawan, kelancaran distribusi energi, termasuk bahan bakar penerbangan, menjadi faktor penting dalam menjaga konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Agenda kunjungan ditutup dengan Management Walkthrough di Integrated Terminal Tenau.

Di terminal yang telah beroperasi sejak 1968 tersebut, Iriawan memeriksa kesiapan infrastruktur penerimaan, penyimpanan, dan distribusi energi.

BACA JUGA  Pertamina Lubricants Raih Gold IMS Awards 2026

Peninjauan dilakukan mulai dari pusat kendali operasi, tangki timbun, hingga fasilitas dermaga bongkar muat BBM dan LPG.

Pertamina Tekankan Ketahanan Energi dan Budaya Keselamatan Kerja

Dalam kesempatan tersebut, Iriawan menegaskan pentingnya menjaga ketahanan energi melalui sistem pasokan dan distribusi yang andal.

Ia meminta seluruh potensi gangguan distribusi diantisipasi sejak dini agar tidak berdampak pada masyarakat.

“Kelancaran pasokan menjadi faktor utama dalam menjaga pelayanan energi kepada masyarakat. Karena itu, seluruh rantai distribusi harus berjalan optimal agar tidak terjadi gangguan di tingkat lembaga penyalur,” ujar Iriawan.

Menurutnya, keterlambatan pasokan dapat berdampak langsung terhadap ketersediaan BBM dan LPG di SPBU maupun lembaga penyalur lainnya.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan energi.

Selain memastikan keandalan distribusi, Iriawan juga menyoroti pentingnya penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam seluruh kegiatan operasional.

Ia meminta seluruh pekerja mematuhi Corporate Life Saving Rules (CLSR) serta membangun budaya saling mengingatkan terhadap potensi tindakan dan kondisi tidak aman di lingkungan kerja.

“Keselamatan harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Seluruh pekerja harus berani mengingatkan apabila menemukan tindakan atau kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko,” katanya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa Integrated Terminal Tenau memiliki posisi strategis sebagai simpul utama distribusi energi di kawasan Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA  SPBU dan UMKM Binaan Pertamina Siap Layani Pemudik di Jalur Pantura

Terminal tersebut melayani distribusi energi ke berbagai wilayah kepulauan dan kawasan perbatasan negara.

Saat ini IT Tenau menyalurkan BBM ke 29 SPBU reguler, 16 penyalur BBM Satu Harga, 16 Pertashop, dan satu SPBU Nelayan.

Operasional terminal didukung kapasitas penyimpanan BBM sebesar 33,5 ribu kiloliter.

Fasilitas tersebut juga memiliki dua tangki LPG spherical dengan kapasitas masing-masing 500 metrik ton.

“Integrated Terminal Tenau merupakan salah satu infrastruktur energi strategis Pertamina yang tidak hanya memastikan pasokan energi bagi masyarakat di berbagai wilayah NTT, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, konektivitas antarpulau, sektor perikanan, pariwisata, hingga kawasan perbatasan negara,” ujar Baron.

Ia menambahkan bahwa terminal tersebut menjadi salah satu fuel terminal utama di Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Selain melayani Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, distribusi energi dari IT Tenau juga menjangkau Kabupaten Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Sabu Raijua, Rote Ndao, Belu, Malaka, hingga mendukung kebutuhan energi di wilayah Timor Leste.

Keandalan operasional terminal tersebut, menurut Baron, menjadi bagian penting dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional dan menghadirkan akses energi yang merata hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Berita Terkait

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Buka IPA Convex 2026, Menteri ESDM Harap Iklim Investasi Migas Berkeadilan
Tarik Minat Investor Migas, Menteri ESDM Tawarkan Ratusan WK Potensial
Pemerintah Bentuk BUMN Khusus Ekspor untuk Awasi Penjualan SDA Strategis
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit

Berita Terbaru

PT TIMAH

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WITA

Bantuan terbaru diberikan kepada Surau Baitussalam oleh PT Timah

Korporasi

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:46 WITA

PT ANTAM

Korporasi

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:41 WITA