Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Energi

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia dan Rusia memperkuat kerja sama energi melalui forum SKB ke-14 di Kazan, termasuk investasi migas, EBT, dan nuklir damai.

Indonesia dan Rusia memperkuat kerja sama energi melalui forum SKB ke-14 di Kazan, termasuk investasi migas, EBT, dan nuklir damai.

KABARTAMBANG – Pemerintah Indonesia kembali mempertegas upaya memperluas kerja sama internasional di sektor energi dan sumber daya mineral.

Kali ini, penguatan kolaborasi dilakukan bersama Federasi Rusia dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik yang berlangsung di Kazan, Rusia.

Dalam forum bilateral tersebut, sektor energi menjadi salah satu agenda utama yang dibahas kedua negara. Wakil Menteri ESDM, Yuliot mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada pertemuan bersama First Deputy Prime Minister Federasi Rusia Denis Manturov.

Pertemuan itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor prioritas, mulai dari perdagangan hingga pengembangan energi.

Dalam pembahasan terbatas Co-Chairs SKB RI-Rusia, pemerintah Indonesia menyampaikan perkembangan sejumlah proyek dan peluang kerja sama sektor energi dengan Rusia.

BACA JUGA  Vale Siapkan Pengajuan Revisi Kuota Produksi Nikel

Mulai dari rencana pembelian minyak, pengembangan ladang migas, proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban, hingga kerja sama pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai.

Pada sesi pleno, Yuliot menekankan pentingnya investasi dan transfer teknologi energi guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih.

“Kerja sama di sektor energi (dengan Rusia) telah menghasilkan berbagai komitmen investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi dan kilang minyak, ketenagalistrikan berbasis energi baru dan terbarukan, termasuk rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir modular kecil. Hal ini sejalan dengan prioritas nasional dalam memperkuat ketahanan energi, baik untuk bahan bakar minyak maupun listrik,” ujar Yuliot di Kazan, Rusia.

BACA JUGA  MIND ID Lampaui Target 13 Persen Laba Bersih

Ia juga menjelaskan target pengembangan energi nasional dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

“Dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, ditetapkan tambahan kapasitas pembangkit sebesar 70 GW, dengan target 40 GW berasal dari energi baru terbarukan atau sebesar 62 persen dari total tambahan kapasitas. Untuk pembangkit listrik tenaga nuklir, ditargetkan pembangunan dua unit dengan total kapasitas 500 MW,” jelasnya.

Forum SKB ke-14 RI-Rusia kemudian menghasilkan Agreed Minutes yang memuat sejumlah tindak lanjut kerja sama di bidang minyak dan gas bumi, LNG dan LPG, energi baru terbarukan, hilirisasi mineral, hingga pengembangan teknologi dan standardisasi industri energi kedua negara. ***

Berita Terkait

Grup Merdeka Paparkan Inovasi Tambang Pani dan Teknologi GIS
PT Bukit Asam Tutup Program Basic Mechanic Course
PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis
Pertamina Goes to Campus 2026 Kembali Buka Pendaftaran
PT Vale dan BNN Sulsel Deklarasi Program Sekolah Bersinar di Luwu Timur
Ditjen Minerba Dampingi 100 Perusahaan Tambang Susun RKAB Batubara
Startup Binaan Pertamina Tembus Top 6 Dunia di Ajang Inovasi Sosial AS
Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:26 WITA

Grup Merdeka Paparkan Inovasi Tambang Pani dan Teknologi GIS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:12 WITA

PT Bukit Asam Tutup Program Basic Mechanic Course

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:07 WITA

PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:15 WITA

PT Vale dan BNN Sulsel Deklarasi Program Sekolah Bersinar di Luwu Timur

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:59 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Energi

Berita Terbaru

Grup Merdeka ambil bagian dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026

Korporasi

Grup Merdeka Paparkan Inovasi Tambang Pani dan Teknologi GIS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:26 WITA

PT Bukit Asam (PTBA) bersama UT School Tanjung Enim

Korporasi

PT Bukit Asam Tutup Program Basic Mechanic Course

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:12 WITA

PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis, Turnamen Voli Diikuti 72 Tim dari Bangka Belitung

Korporasi

PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:07 WITA

Logam Mulia Antam: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp50.000 per Gram

Pasar

Harga Emas Antam Sabtu 16 Mei 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:02 WITA

Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Penumpang Kini Bisa Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat

Pasar

Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Tawar Produk UMKM

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:58 WITA