Menambang Harapan, Menjaga Bumi: Wamen ESDM Tegaskan ESG Jadi Kunci Daya Saing Pertambangan

Avatar photo

- Editor

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdaya Saing Global, ESG Jadi Kunci Keberlanjutan. Foto: Istimewa/Ilustrasi.

Berdaya Saing Global, ESG Jadi Kunci Keberlanjutan. Foto: Istimewa/Ilustrasi.

JAKARTA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengingatkan bahwa masa depan industri pertambangan tidak hanya ditentukan oleh berapa banyak mineral yang berhasil diangkat dari perut bumi, tetapi juga oleh seberapa besar kepedulian perusahaan dalam menjaga lingkungan, memberdayakan masyarakat, dan menerapkan tata kelola yang transparan.

“Penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) di sektor pertambangan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Tren global mendorong kita semua untuk menjalankan usaha dengan berkelanjutan, bertanggung jawab, dan penuh kepedulian,” tegas Yuliot dalam sambutannya pada Focus Group Discussion tentang Sertifikasi Standar Keberlanjutan Sektor Pertambangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (14/8).

BACA JUGA  NNI Gelar Lomba Cerdas Cermat Bulan K3, Rotary Kiln 2 Raih Juara Pertama
Berdaya Saing Global, ESG Jadi Kunci Keberlanjutan. Dokumentasi: ESDM

Ia menambahkan, praktik ESG bukan sekadar tren, melainkan pijakan agar tambang dapat terus memberi manfaat bagi bangsa tanpa mengorbankan generasi mendatang.

“Pengelolaan lingkungan, reklamasi, dan pascatambang sudah menjadi persyaratan mutlak bagi operasional pertambangan. Ini bagian nyata dari pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan sorotan dunia yang semakin tajam terhadap industri ekstraktif, konsistensi dalam mengelola ESG diyakini mampu menjadi tameng sekaligus modal penting bagi perusahaan tambang.

Tidak hanya menjaga keberlangsungan usaha, tetapi juga membangun kepercayaan investor, mengurangi risiko hukum, dan menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat sekitar tambang.

Berdaya Saing Global, ESG Jadi Kunci Keberlanjutan. Foto: Istimewa/Ilustrasi.

Pemerintah sendiri telah mengambil langkah nyata melalui regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025, yang mengatur tata kelola lingkungan, kewajiban reklamasi, hingga pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA  Gubernur Sulteng Apresiasi Komitmen Perusahaan NNI dalam Pembangunan Berkelanjutan di Morowali Utara

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menegaskan bahwa prinsip ESG sebenarnya bukan hal asing bagi Indonesia.

“Prinsip ini sudah lama hadir dalam berbagai regulasi, bahkan diperkuat melalui perjanjian internasional seperti Paris Agreement. Kini ESG menjadi model bisnis global dan persyaratan yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Dengan penerapan ESG yang menyeluruh, sektor pertambangan diyakini mampu menjadi pilar kemajuan sekaligus penjaga keberlanjutan.

Lebih dari sekadar mengejar keuntungan, ESG menuntun industri untuk menambang dengan hati, agar bumi tetap lestari dan masyarakat tetap sejahtera.***

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA