Pasokan Energi Nasional Dipastikan Aman Selama Arus Mudik Lebaran

Avatar photo

- Editor

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM dan LPG aman selama Ramadan hingga Idulfitri serta mengimbau masyarakat tidak panic buying.

Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM dan LPG aman selama Ramadan hingga Idulfitri serta mengimbau masyarakat tidak panic buying.

KABARTAMBANG – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi nasional tetap tersedia hingga periode Idulfitri 2026.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan jaminan tersebut dalam keterangan pers di Rest Area KM 57 pada Senin 16 Maret 2026.

Ia mengatakan perusahaan telah menyiapkan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) jauh sebelum memasuki periode Ramadan.

Mars Ega menjelaskan proses pengadaan energi dilakukan melalui perencanaan yang telah dihitung secara menyeluruh.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Layanan energi Insyaa Allah kami pastikan aman untuk Ramadan dan Idulfitri sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying,” ujar Mars Ega.

BACA JUGA  Kebijakan WFH Dinilai Relevan Tekan Konsumsi BBM

Pertamina Siapkan Layanan Energi Selama Arus Mudik

Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan layanan operasional selama dua puluh empat jam untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan.

Kesiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menjelaskan perusahaan menyiapkan layanan tambahan melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri.

Tim tersebut menempatkan berbagai fasilitas energi pendukung di jalur-jalur yang diperkirakan memiliki arus kendaraan tinggi.

BACA JUGA  Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Layanan tersebut tersedia di ruas tol maupun jalur utama yang menjadi lintasan pemudik.

Pertamina juga mencatat adanya potensi peningkatan konsumsi bahan bakar jenis gasoline selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri.

Eko Ricky menyebut permintaan gasoline diperkirakan meningkat sekitar 12 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, konsumsi gasoil diproyeksikan mengalami penurunan sekitar 14,5 persen dibandingkan rata-rata harian.

Selain menyiapkan pasokan energi, perusahaan juga mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat bencana alam.

Pertamina menempatkan Tim Tanggap Darurat Bencana di setiap wilayah operasional sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA