Pertamina Hulu Mahakam Kembangkan Sumur Manpatu

Avatar photo

- Editor

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PHM kembangkan sumur Manpatu di lepas pantai Balikpapan, target produksi gas mulai kuartal pertama 2027.

PHM kembangkan sumur Manpatu di lepas pantai Balikpapan, target produksi gas mulai kuartal pertama 2027.

KABARTAMBANG – PT Pertamina Hulu Mahakam mulai mengembangkan sumur eksplorasi Manpatu di lepas pantai Balikpapan, Kalimantan Timur.

Perusahaan tersebut merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Indonesia di bawah Pertamina.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menyebut pengembangan lapangan gas di wilayah South Mahakam terus berjalan.

Lokasi proyek berada sekitar 35 kilometer dari pesisir Balikpapan dengan kedalaman laut antara 50 hingga 60 meter.

Fasilitas yang dibangun dirancang mampu menangani aliran gas hingga 80 juta kaki kubik standar per hari atau MMSCFD.

BACA JUGA  Hutan Lestari Pertamina Jadi Motor Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi Lokal

Proyek ini telah memasuki tahap load-out rangka platform dari fasilitas fabrikasi PT Meindo Elang Indah di Tanjung Pinang pada 26 Maret 2026.

Tahap tersebut menjadi langkah awal sebelum pengiriman dan pemasangan di wilayah operasi Mahakam di Selat Makassar.

Pemasangan topside dijadwalkan berlangsung pada pertengahan April 2026.

Instalasi keseluruhan platform ditargetkan rampung pada awal kuartal ketiga antara Juli hingga pertengahan Agustus 2026.

“Pekerjaan juga mencakup pemasangan topside sekitar 2.400 ton, pembangunan pipa bawah laut sepanjang 2,5 kilometer, serta pengeboran 11 sumur pengembangan,” ujar Setyo.

BACA JUGA  Tak Naik, Ini Harga BBM 1 April 2026

PHM mencatat peningkatan penggunaan komponen dalam negeri dalam proyek ini.

Untuk pertama kalinya di wilayah Mahakam, pipa produksi subsea hingga koneksi platform menggunakan produk lokal.

Perusahaan juga mencatat lebih dari dua juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja yang menyebabkan kehilangan waktu atau lost time incident.

Proyek Manpatu termasuk kategori percepatan dengan target mulai produksi pada kuartal pertama 2027.

Pengembangan proyek ini dilakukan dengan jadwal ketat sejak penemuan cadangan gas pada tahun 2022. ***

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Budaya Keberlanjutan Lewat Sustainability Champion
Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global
CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia
PT TIMAH Perkuat Kreativitas Anak Muda Lewat Program Sosial di Daerah Operasi
PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam
PT Vale Gelar Kampanye TBC di Kolaka
Kapal LPG Pertamina Jangkau Wilayah 3T
Taman Sari Sungailiat Kian Aktif, Jadi Pusat Olahraga dan Edukasi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:01 WITA

Pertamina Perkuat Budaya Keberlanjutan Lewat Sustainability Champion

Sabtu, 18 April 2026 - 15:57 WITA

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 18 April 2026 - 15:12 WITA

CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 14:53 WITA

PT TIMAH Perkuat Kreativitas Anak Muda Lewat Program Sosial di Daerah Operasi

Sabtu, 18 April 2026 - 14:49 WITA

PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam

Berita Terbaru

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Korporasi

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:57 WITA

22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Korporasi

CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:12 WITA

PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK), anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk,

Korporasi

PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:49 WITA