KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project atau IGP Morowali menjalankan program sosial berkelanjutan dengan total anggaran mencapai Rp78 miliar dalam kurun waktu 2015 hingga 2025.
Program tersebut menyasar wilayah pemberdayaan yang tersebar di 13 desa di kawasan operasional perusahaan.
Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Salwa Ahmad, menyampaikan bahwa pelaksanaan program dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
“Secara garis besar program sosial yang dijalankan meliputi program Partisipasi Desa yaitu program yang diusulkan oleh pemerintah desa dan dilaksanakan langsung oleh desa setelah melalui proses verifikasi,” ujarnya, Minggu (22/3).
Selain skema partisipasi desa, perusahaan juga mengembangkan pola Kemitraan Strategis yang melibatkan masyarakat, pemerintah, serta organisasi non-pemerintah atau NGO dalam pelaksanaan program.
Program Pemberdayaan dan Pengelolaan Sampah Jadi Fokus
Pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat atau PPM difokuskan pada sektor pertanian serta pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.
Kegiatan yang dijalankan mencakup pengembangan pertanian organik dan non-organik dengan pendekatan transisi menuju sistem ramah lingkungan.
Di sektor lingkungan, program pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi salah satu kegiatan yang terus dikembangkan di wilayah Morowali.
Salah satu program unggulan diwujudkan melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle atau TPS3R di Desa Onepute Jaya, Kecamatan Bungku Timur.
“Saat ini,fasilitas tersebut melayani 267 Kepala Keluarga( KK) yang berasal dari Desa Onepute Jaya, sebagian wilayah Bahomotefe, Alfamidi dan Penginapan, “ujarnya.
Hingga 2025, total sampah yang dikelola melalui fasilitas tersebut mencapai 219,6 ton yang terdiri dari 55,8 ton sampah organik, 6 ton non-organik, serta 158 ton residu.
Hasil pengolahan sampah berupa kompos dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Onepute Jaya, PT Vale, masyarakat, serta sejumlah instansi pemerintah di wilayah tersebut. ***












