KABARTAMBANG – PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK), anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas maritim nasional.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni menjajaki kemitraan strategis dengan ASDP Indonesia Ferry di wilayah Batam.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan kerja jajaran direksi PT DAK ke kantor ASDP Batam pada Jumat, 10 April 2026.
Pertemuan ini menjadi tahap awal pembahasan peluang kolaborasi di sektor perawatan kapal dan layanan docking.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT DAK, Daswir Syarif, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan antarkedua perusahaan sekaligus membuka ruang kerja sama yang saling menguntungkan.
Menurutnya, PT DAK memaparkan kesiapan teknis serta fasilitas galangan yang dimiliki guna mendukung kebutuhan operasional armada ASDP di Batam.
Kerja sama yang tengah dijajaki mencakup perawatan dan docking kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) milik ASDP Batam.
Dari total 14 kapal yang beroperasi, sebanyak 13 unit berpeluang menjalani docking di fasilitas PT DAK.
Jika terealisasi, kolaborasi ini diyakini akan memberi dampak positif terhadap kinerja perusahaan, khususnya dari sisi peningkatan pendapatan pada tahun 2026.
Selain aspek bisnis, sinergi tersebut juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi laut.
Kapal-kapal yang dirawat secara optimal akan memiliki kondisi lebih prima dan layak operasi untuk melayani masyarakat.
Langkah PT DAK ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat sektor maritim nasional sekaligus memperluas portofolio usaha di bidang galangan kapal dan jasa pemeliharaan.
Melalui sinergi antarbadan usaha milik negara, PT DAK optimistis mampu meningkatkan daya saing serta memberi kontribusi nyata bagi pengembangan industri maritim Indonesia.











