Saham Tambang Berpeluang Terdongkrak Usai Revisi Harga Komoditas Global

Avatar photo

- Editor

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Risbang Kemdiktisaintek Fauzan Aziman bersama MIND ID membahas kolaborasi riset hilirisasi energi.

Dirjen Risbang Kemdiktisaintek Fauzan Aziman bersama MIND ID membahas kolaborasi riset hilirisasi energi.

KABARTAMBANG – Fitch Ratings menaikkan proyeksi harga sejumlah komoditas tambang untuk tahun 2026.

Langkah tersebut diperkirakan berdampak pada kinerja emiten tambang yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Fitch menaikkan proyeksi harga tembaga dari USD 9.500 menjadi USD 11.500 per metrik ton.

Kenaikan ini didorong meningkatnya permintaan global seiring perkembangan elektrifikasi.

Harga aluminium juga direvisi naik dari USD 2.550 menjadi USD 2.900 per metrik ton.

Fitch menilai permintaan aluminium akan tetap kuat dengan pasokan yang terbatas dalam jangka menengah.

Untuk emas, proyeksi harga dinaikkan dari USD 3.400 menjadi USD 4.500 per ton.

Kenaikan ini didukung pembelian bank sentral serta meningkatnya minat investasi di tengah ketegangan geopolitik global.

Harga batu bara termal juga direvisi naik dari USD 95 menjadi USD 110 per ton.

BACA JUGA  MIND ID Lampaui Target 13 Persen Laba Bersih

Kondisi ini dipicu ketatnya pasokan akibat penurunan ekspor Indonesia dan produksi domestik China.

Sementara itu, harga nikel jangka pendek diproyeksikan naik menjadi USD 16.000.

Kebijakan pemerintah Indonesia terkait pembatasan kuota produksi dinilai memengaruhi suplai global.

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, menyebut kenaikan harga komoditas biasanya memberi sentimen positif bagi emiten.

“Potensi kenaikan ini umumnya berdampak positif terhadap saham-saham terkait,” ujarnya.

Senior analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menilai revisi proyeksi tersebut sebagai katalis bagi pergerakan saham tambang.

Ia mencontohkan prospek PT Aneka Tambang Tbk yang didukung harga emas global.

BACA JUGA  Jelang Lebaran, MIND ID Layani Mudik Bersama 2026

Margin laba dari lini pemurnian logam mulia perusahaan tersebut diperkirakan tetap kuat pada awal 2026.

Selain itu, pengembangan hilirisasi bersama grup MIND ID dinilai memberi nilai tambah bagi kinerja perusahaan.

Saham emiten emas seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk juga mencatat kenaikan signifikan sejak awal tahun.

Dari sisi teknikal, analis merekomendasikan sejumlah saham tambang untuk dicermati investor.

Beberapa di antaranya adalah PT Merdeka Gold Resources Tbk, PT Archi Indonesia Tbk, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, serta PT Bukit Asam Tbk.

Kenaikan proyeksi harga komoditas global dinilai dapat memperkuat sentimen positif di sektor pertambangan.

Pelaku pasar diimbau tetap mencermati kondisi fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan investasi. ***

Berita Terkait

Harga Emas Antam Turun Rp12.000, Kini Dibanderol Rp2,788 Juta per Gram
Harga Emas Antam Sabtu 16 Mei 2026
Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Tawar Produk UMKM
Harga Emas Antam 28 April 2026
Harga Emas Antam Turun Rp16.000, Kini di Level Rp2,80 Juta per Gram
Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp2,82 Juta per Gram
Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp2,805 Juta per Gram
Harga Emas Antam Berbalik Naik, Tembus Rp2,884 Juta per Gram
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:44 WITA

Harga Emas Antam Turun Rp12.000, Kini Dibanderol Rp2,788 Juta per Gram

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:02 WITA

Harga Emas Antam Sabtu 16 Mei 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:58 WITA

Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Tawar Produk UMKM

Selasa, 28 April 2026 - 15:41 WITA

Harga Emas Antam 28 April 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:55 WITA

Harga Emas Antam Turun Rp16.000, Kini di Level Rp2,80 Juta per Gram

Berita Terbaru

Komitmen Wujudkan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Kantongi Apresiasi Bupati Muara Enim

Pemerintahan

Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:39 WITA

Pertamina berbagi  ilmu dengan mahasiswa

Korporasi

Begini Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:31 WITA