Menteri ESDM Siapkan Insentif Konversi Motor Bensin ke Motor Listrik

Avatar photo

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kementerian ESDM

Foto Kementerian ESDM

KABARTAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah menyiapkan dukungan insentif bagi masyarakat yang mengikuti program konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan konversi kendaraan yang sebelumnya dijalankan pada 2023 dengan kuota 50 ribu unit.

Bahlil menjelaskan bahwa konversi kendaraan roda dua menjadi motor listrik merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mengalihkan penggunaan energi berbasis bahan bakar fosil menuju energi berbasis baterai.

Upaya tersebut juga menjadi salah satu strategi jangka panjang pemerintah dalam menekan tingkat polusi udara sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.

Program Konversi Motor Listrik Dukung Transisi Energi Nasional

Bahlil menyebut pemerintah akan menghadirkan skema dukungan tertentu agar masyarakat lebih tertarik mengikuti program konversi kendaraan bermotor tersebut.

BACA JUGA  Sinergi BUMN dan ESDM, Pertamina Fasilitasi Mudik Aman dan Hemat Energi

“Sudah barang tentu, negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika di-switch dari bensin ke motor listrik,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin.

Ia menambahkan pemerintah akan menyiapkan bentuk dukungan tambahan atau insentif sebagai bagian dari program tersebut.

Meski demikian, Bahlil belum merinci jumlah kuota kendaraan yang akan memperoleh subsidi konversi motor listrik.

Ia menjelaskan keputusan terkait kuota program masih akan dibahas dalam rapat Satuan Tugas Percepatan Transisi Energi.

Pembahasan tersebut dilakukan setelah pemerintah membentuk satuan tugas khusus untuk mempercepat pelaksanaan agenda transisi energi nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Bahlil Lahadalia untuk memimpin satuan tugas yang bertugas menjalankan percepatan program transisi energi di Indonesia.

BACA JUGA  Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Penugasan tersebut disampaikan usai rapat terbatas yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis 5 Maret 2026.

Satgas tersebut akan menangani sejumlah program strategis di sektor energi termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta percepatan konversi kendaraan berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik.

Bahlil menyebut pemerintah menargetkan pengembangan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 gigawatt sebagai bagian dari penguatan energi baru terbarukan (EBT).

Selain itu pemerintah juga menyiapkan langkah bertahap untuk mengalihkan penggunaan sepeda motor berbahan bakar bensin ke motor listrik.

Bahlil mencatat saat ini terdapat sekitar 120 juta sepeda motor berbahan bakar bensin yang beroperasi di Indonesia.

Jumlah tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong program konversi kendaraan sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional.

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA