Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif

Avatar photo

- Editor

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan rangkaian uji coba B50

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan rangkaian uji coba B50

KABARTAMBANG – Pemerintah mempercepat penerapan mandatori biodiesel 50 persen atau B50 di tengah gejolak geopolitik global yang berdampak pada kenaikan harga energi. Program tersebut ditargetkan mulai berlaku nasional pada 1 Juli 2026.

Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lancar, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan rangkaian uji coba B50 di berbagai sektor, termasuk otomotif, pertambangan, pertanian, kelautan, pembangkit listrik, dan perkeretaapian.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, mengatakan pengujian diawali melalui laboratorium sejak awal 2025, lalu dilanjutkan uji lapangan serentak pada Desember 2025.

“Seluruh sektor diuji bersamaan, termasuk otomotif yang menjadi fokus utama untuk melihat kesiapan implementasi B50 di lapangan,” ujarnya di Lembang, Kabupaten Bandung, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, proses pengujian dilakukan bertahap dengan melibatkan berbagai jenis kendaraan serta kondisi operasional berbeda guna memastikan standar teknis, keandalan, dan keselamatan tetap terpenuhi.

BACA JUGA  Kementerian ESDM Tegaskan Tak Ada Eksplorasi Panas Bumi di Gunung Lawu

Ia menjelaskan kendaraan diesel di bawah 3,5 ton ditargetkan menempuh jarak 50 ribu kilometer, sedangkan kendaraan di atas 3,5 ton telah menyelesaikan uji jarak 40 ribu kilometer.

Setelah target jarak tercapai, seluruh mesin akan diperiksa menyeluruh guna melihat dampak penggunaan B50 terhadap performa kendaraan.

Hingga April 2026, hasil sementara menunjukkan penggunaan B50 masih dalam kondisi aman dan belum ditemukan kendala signifikan. Kondisi mesin maupun filter bahan bakar juga disebut tetap baik dan masih sesuai batas rekomendasi pabrikan.

Uji coba itu mendapat respons positif dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Anggota Gaikindo Abdul Rochim berharap spesifikasi bahan bakar yang digunakan dalam pengujian dapat menjadi standar resmi saat implementasi nasional nanti.

BACA JUGA  Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

“Kalau hasil akhirnya tetap seperti sekarang, tentu kami menyambut baik dan berharap spesifikasi ini dipakai saat penerapan B50,” katanya.

Pemerintah juga menyebut kualitas campuran B50 telah memenuhi standar teknis, termasuk kadar air, monogliserida, dan kestabilan oksidasi yang menjadi parameter utama pengujian.

Dari sisi performa, konsumsi bahan bakar kendaraan masih berada dalam rentang normal tanpa penurunan tenaga yang berarti. Uji emisi juga menunjukkan kadar karbon monoksida dan opasitas masih di bawah ambang batas ketentuan.

Pemerintah menegaskan pengembangan B50 menjadi bagian dari strategi jangka panjang memperkuat kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan energi terbarukan berbasis sumber daya domestik.

Setiap kebijakan, kata pemerintah, akan tetap mengacu pada hasil pengujian ilmiah yang terukur dengan prinsip kehati-hatian demi memberi manfaat optimal bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA