Dukung Hilirisasi Nikel Berkelanjutan, CNGR Tampilkan Inovasi Hijau di Minerba Convex 2025

Avatar photo

- Editor

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CNGR dan Pemerintah Indonesia Bersinergi Perkuat Ekosistem Industri Hijau Nasional.

CNGR dan Pemerintah Indonesia Bersinergi Perkuat Ekosistem Industri Hijau Nasional.

JAKARTA – CNGR kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan industri hijau Indonesia melalui partisipasinya pada Minerba Convex 2025, ajang terbesar di sektor pertambangan dan mineral yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 15–16 Oktober 2025, konvensi tahun ini mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan melalui Inovasi dan Kolaborasi.”

CNGR dan Pemerintah Indonesia Bersinergi Perkuat Ekosistem Industri Hijau Nasional.

Kegiatan ini mempertemukan pemangku kepentingan utama, mulai dari pejabat tinggi pemerintah, pelaku industri, hingga akademisi untuk memperkuat sinergi menuju transformasi industri berkelanjutan di Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan menjadi wadah penting untuk berdialog mengenai masa depan industri mineral dan energi nasional.

Sebagai salah satu peserta utama, CNGR hadir bersama mitra dalam dan luar negeri, menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan sektor energi dan mineral melalui investasi bertanggung jawab, inovasi teknologi, serta penerapan praktik ramah lingkungan.

CNGR dan Pemerintah Indonesia Bersinergi Perkuat Ekosistem Industri Hijau Nasional.

Dalam forum ini, CNGR menampilkan visinya sebagai mitra global inovatif dalam membangun ekosistem industrialisasi hijau berbasis nikel salah satu mineral kunci dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik (EV).

Partisipasi ini mencerminkan dukungan nyata CNGR terhadap agenda nasional Indonesia untuk memperkuat sektor hilir dan mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.

BACA JUGA  Indonesia Perkuat Diplomasi Energi Lewat Kunjungan ke Jepang

CNGR menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, teknologi pemurnian nikel yang efisien dan ramah lingkungan, serta kolaborasi multi-sektor guna mempercepat terbentuknya ekosistem industri hijau yang kokoh di tanah air.

CNGR dan Pemerintah Indonesia Bersinergi Perkuat Ekosistem Industri Hijau Nasional.

Melalui pendekatan teknologi terdepan, CNGR berupaya mewujudkan Indonesia sebagai pusat global material baterai EV, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi ekonomi nasional dan masyarakat lokal.

Dalam sesi Focused Group Discussion bertema “Industrial Ecosystem for Strengthening National Downstreaming” di ruang Breakout Room B, Ms. Magdalena Veronika, Direktur Hubungan Eksternal CNGR Advanced Material, menjadi salah satu pembicara utama.

Beliau memaparkan presentasi bertajuk “Global Collaboration for Green Industrialization: CNGR’s Role in Indonesia’s Battery Downstream Ecosystem,” yang menjelaskan peran CNGR dalam memperkuat rantai nilai industri baterai melalui transfer pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam forum yang juga dihadiri oleh perwakilan dari PT Latinusa Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Bukit Asam Tbk, serta berbagai lembaga pemerintah seperti Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Investasi, diskusi tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan industri nasional.

“CNGR merasa terhormat dapat menjadi bagian dari upaya Indonesia menuju masa depan industri energi bersih. Kami berkomitmen untuk mendukung visi pemerintah dalam menciptakan ekosistem industri hijau yang kompetitif di tingkat global melalui inovasi dan investasi yang bertanggung jawab,” ujar Magdalena Veronika.

BACA JUGA  Peduli Pendidikan, PT NNI Perbaiki Sekolah dan Normalisasi Sungai Saroso di Morowali Utara

Partisipasi CNGR di Minerba Convex 2025 bukan sekadar kehadiran simbolis, melainkan bentuk nyata dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperkuat rantai pasok nikel dan baterai di Indonesia.

Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan mitra lokal dan institusi pemerintah, CNGR terus mendorong terwujudnya industri nikel yang kompetitif, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan.

CNGR dan Pemerintah Indonesia Bersinergi Perkuat Ekosistem Industri Hijau Nasional.

Sebagai perusahaan teknologi material global, CNGR berperan aktif mendukung misi Indonesia menjadi pusat global material penting dan prekursor baterai.

Dengan mengedepankan inovasi, efisiensi, dan praktik operasi bertanggung jawab, CNGR berupaya mempercepat transformasi menuju masa depan industri rendah karbon dan inklusif.

Keikutsertaan CNGR dalam Minerba Convex juga menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan nasional, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai mitra terpercaya dalam pengembangan sektor hilir nikel Indonesia.

CNGR tetap berkomitmen untuk mendukung Indonesia mewujudkan ekosistem industri hijau yang terintegrasi, berdaya saing global, dan berkelanjutan melalui inovasi, kolaborasi, serta investasi yang bertanggung jawab.***

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA