KabarTambang.com – PT Vale Indonesia Tbk menggelar buka puasa bersama insan media sebagai bentuk penghargaan sekaligus penguatan relasi kemitraan di bulan Ramadan pada Senin, 2 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aloha Coffee and Eatery itu dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi serta ruang diskusi santai antara jajaran manajemen dan para jurnalis.
Manajemen menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif, berimbang, dan berbasis data mengenai praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Head of External Relations Regional and Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa perusahaan berupaya membangun pertumbuhan yang selaras dengan kepentingan para pemangku kepentingan.
Ia menegaskan PT Vale tidak ingin berkembang sendiri tanpa diikuti peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“Kita tidak mau PT Vale beroperasi, tumbuh dan berkembang, sementara masyarakat di sekitar tidak ikut berkembang. Kami ingin masyarakat, pemerintah, teman-teman media, NGO, maupun akademisi sama-sama maju,” ujar Endra.
Nilai Dasar Operasional Berkelanjutan
Endra menjelaskan bahwa seluruh aktivitas perusahaan berlandaskan nilai KERS yang mencakup Compassion, Accountability, Resilience, Excellence, dan Sustainability.
Menurutnya, compassion dimaknai sebagai kepedulian terhadap keselamatan pekerja sebagai human capital sekaligus perlindungan bagi masyarakat sekitar wilayah tambang.
Nilai resilience juga dinilai krusial di tengah ketidakpastian geopolitik global dan fluktuasi ekonomi yang berpengaruh pada sektor pertambangan, mulai dari harga komoditas hingga rantai logistik.
Perusahaan, lanjut Endra, terus didorong untuk melakukan inovasi dan efisiensi setiap tahun agar tetap mampu bersaing di tengah tantangan industri.
Ia menekankan sustainability menjadi fokus utama agar kegiatan operasional tetap selaras dengan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sosial.
Dalam forum tersebut, Endra turut memaparkan perkembangan proyek pengembangan PT Vale di sejumlah wilayah Indonesia.
Saat ini, perusahaan menjalankan operasional di tiga provinsi dengan wilayah konsesi terluas berada di Sorowako.
PT Vale telah beroperasi selama 57 tahun di kawasan Kabupaten Luwu Timur dan terus memperkuat kontribusinya bagi daerah.
Perusahaan juga tengah mengembangkan Indonesia Growth Project dengan nilai investasi sekitar 2,2 miliar dolar AS.
Pengembangan tersebut disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung hilirisasi nikel nasional di Sulawesi Selatan dan wilayah lainnya.











