KABARTAMBANG – PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat Bangka Belitung yang merantau di Pulau Jawa menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Program tahunan tersebut digelar melalui kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Bank Sumsel Babel.
Sebanyak 1.349 pemudik yang akan kembali ke Pulau Bangka dan Belitung diberangkatkan dari Lapangan Mulyono Silam, Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Minggu 15 Maret 2026.
Peserta program ini merupakan masyarakat Bangka Belitung yang saat ini menetap di sejumlah kota di Pulau Jawa.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan juga melibatkan organisasi mahasiswa daerah seperti Ikatan Mahasiswa Bangka Belitung dan Keluarga Mahasiswa Belitung.
Para peserta terlebih dahulu diberangkatkan dari beberapa kota di Pulau Jawa menggunakan bus yang difasilitasi perusahaan.
Keberangkatan bus tersebut berasal dari Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta sebelum seluruh peserta berkumpul di Markas Kolinlamil di Pelabuhan Tanjung Priok.
Program Mudik Gratis PT TIMAH Gunakan KRI Semarang
Acara pelepasan peserta mudik dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muda TNI Yayan Sofian, ST., M.Si., CHRMP., M.Tr.Opsla.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, IH., S.E., M.Si., M.Tr.(Han)., CHRMP.
Para pemudik kemudian diberangkatkan menggunakan KRI Semarang-594, kapal milik TNI AL yang akan mengantarkan mereka menuju Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Yayan Sofian menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AL dalam program tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami memanfaatkan kapal KRI untuk membantu para pemudik kembali ke kampung halaman, dan pagi ini kami memberangkatkan masyarakat menuju Bangka Belitung,” ujar Yayan.
Ia menambahkan bahwa TNI AL secara berkelanjutan terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial untuk membantu masyarakat.
Corporate Secretary PT TIMAH, Ruddy Nursalam, menjelaskan bahwa program mudik gratis tersebut telah menjadi agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Program tersebut juga diarahkan untuk membantu mahasiswa Bangka Belitung yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah agar dapat pulang kampung saat Idulfitri.
Rizky Febriano, salah satu peserta mudik asal Belitung yang juga menjabat Ketua Keluarga Mahasiswa Belitung di Yogyakarta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat perantau yang ingin pulang kampung di tengah tingginya biaya transportasi udara.
Program kolaborasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat Bangka Belitung merayakan Idulfitri bersama keluarga sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan TNI AL.











