Pertamina Dukung Penindakan Mafia BBM dan LPG

Avatar photo

- Editor

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABARTAMBANG – PT Pertamina menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat penegak hukum dalam membongkar praktik penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi yang merugikan masyarakat serta negara.

Dalam operasi yang dilakukan Bareskrim Polri sepanjang 7 hingga 20 April 2026, aparat berhasil mengungkap tindak pidana ilegal BBM dan LPG subsidi dengan potensi kerugian negara mencapai Rp243 miliar.

Sebelumnya, sepanjang periode 2025 hingga 2026, pengungkapan kasus serupa juga mencatat potensi kerugian negara hingga Rp1,26 triliun.

Wakabareskrim Polri Nunung Syaifuddin menyampaikan, pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional. Namun masih ada oknum yang memanfaatkan subsidi negara demi keuntungan pribadi.

Dalam pengungkapan terbaru, polisi menyita barang bukti berupa 403.158 liter solar, 58.656 liter Pertalite, 13.346 tabung LPG, serta 161 unit kendaraan roda empat dan roda enam.

BACA JUGA  PT Vale Percepat Operasi Smelter HPAL Pomalaa

Menurutnya, praktik penyalahgunaan subsidi berdampak langsung pada berkurangnya hak masyarakat yang berhak menerima, merugikan keuangan negara, hingga mengganggu stabilitas distribusi energi nasional.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Mohammad Irhamni mengungkapkan, ada 330 tersangka dari 223 laporan polisi dengan lokasi kejadian tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Modus yang digunakan beragam, mulai dari penimbunan, pemindahan isi, pengoplosan, modifikasi tabung, manipulasi dokumen angkutan, hingga menjual kembali dengan harga industri.

Ia menilai selisih harga antara subsidi dan non subsidi menjadi salah satu pemicu utama maraknya praktik ilegal tersebut.

BACA JUGA  IMIP Dorong Kolaborasi Lewat Program Magang Dosen

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan perusahaan terus memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum demi menjaga distribusi energi tetap aman.

Menurut Baron, penyaluran BBM dan LPG subsidi harus tepat sasaran, berjalan lancar, dan bisa diakses masyarakat secara adil.

Untuk memperketat pengawasan, Pertamina mengandalkan sistem digital terintegrasi bernama Pertamina Digital Hub yang memantau distribusi energi dari hulu hingga hilir.

Tak hanya itu, sepanjang Januari sampai Maret 2026, Subholding Pertamina Patra Niaga juga telah melakukan pembinaan terhadap 136 SPBU dan 237 agen LPG.

Pertamina turut mengajak masyarakat ikut mengawasi penyaluran subsidi dengan melaporkan dugaan pelanggaran melalui Call Center 135.

Berita Terkait

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026
Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua
MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara
ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina
MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas
HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:21 WITA

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Rabu, 16 September 2026 - 08:41 WITA

MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WITA

ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WITA

MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA