KABARTAMBANG – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai memastikan operasional kilang tetap berjalan tanpa henti selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara atau Sumbagut selama masa Satuan Tugas Ramadhan dan Idulfitri atau RAFI 2026.
Seluruh proses produksi di kilang tetap berlangsung selama 24 jam dengan pengawasan ketat di setiap lini operasional.
Perusahaan menempatkan aspek Health, Safety, Security, and Environment atau HSSE sebagai dasar utama dalam menjaga keandalan operasional.
Manajemen Kilang Pertamina Dumai melakukan Management Walkthrough atau MWT ke sejumlah area usai pelaksanaan Salat Idulfitri untuk memastikan kondisi operasional tetap terkendali.
General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga pasokan energi di tengah momen hari raya.
“Pada momen ini tidak mengurangi semangat dan komitmen kami dalam memastikan pasokan energi. Seluruh Perwira menjalankan tugas secara profesional sesuai dengan pembagian tugas guna memastikan operasional kilang berjalan optimal, aman, dan andal demi melayani kebutuhan energi masyarakat di momen RAFI 2026,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan bahwa seluruh personel diwajibkan menjalankan prosedur keselamatan kerja secara disiplin dalam setiap aktivitas operasional.
Manajemen juga memberikan apresiasi kepada para pekerja yang tetap bertugas selama Idulfitri sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan energi.
Operasional Kilang Dipantau Ketat dan Libatkan Banyak Pihak
Pengawasan operasional dilakukan secara langsung melalui Main Control Room serta kegiatan plant patrol di lapangan.
Aspek keamanan turut diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai unsur, termasuk Security PT KPI RU II Dumai, Kepolisian, TNI, hingga instansi terkait lainnya.
Kegiatan MWT juga dimanfaatkan untuk memberikan dukungan moril kepada para pekerja dengan kunjungan langsung ke area operasional.
Manajemen turut membawa bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada pekerja yang bertugas di lapangan selama hari raya.
Upaya ini menjadi bagian dari pencapaian target produksi yang telah ditetapkan perusahaan selama Maret 2026.
Target tersebut mencapai 3,27 juta barel yang terdiri dari 0,35 juta barel pertalite, 2,60 juta barel solar, serta 0,32 juta barel avtur.
Selain menjaga operasional, perusahaan juga melakukan silaturahmi dengan para pemangku kepentingan di wilayah Dumai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Salat Idulfitri di Masjid Al-Muhajirin Komperta Bukit Datuk sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan.
Manajemen juga melakukan kunjungan ke sejumlah pihak, termasuk Wakil Wali Kota Dumai dan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut setempat.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyebut koordinasi lintas pihak menjadi faktor penentu kelancaran operasional.
“Kolaborasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional, khususnya selama periode RAFI ini. Melalui sinergi yang solid, kami memastikan operasional kilang tetap berjalan aman dan andal, dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat,” tambah Muhammad Rum.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan kesiapan operasional di seluruh lini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional selama Idulfitri.
Pihaknya memastikan seluruh infrastruktur energi dari hulu hingga hilir tetap berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara aman dan lancar. ***












