PT Vale Dorong Ketahanan Pangan di Kolaka

Avatar photo

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen raya PT Vale. Foto dok

Panen raya PT Vale. Foto dok

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk sebagai bagian dari Group Mining Industry (MIND ID) terus memperkuat peran dalam mendukung pembangunan nasional melalui berbagai program keberlanjutan di wilayah operasional perusahaan.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen bersama demplot padi berkelanjutan yang digelar di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program penanaman perdana yang sebelumnya dilakukan pada November 2025 di tiga desa binaan PT Vale yaitu Desa Puubunga dan Desa Pubenua di Kecamatan Baula serta Desa Lemedai di Kecamatan Tanggetada.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Upaya penguatan sektor pangan sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan kemandirian pangan sebagai agenda strategis nasional.

Arah kebijakan tersebut juga tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

Kegiatan panen bersama di Kolaka dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan melalui Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti.

CEO PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto menyampaikan bahwa pengembangan demplot padi berkelanjutan merupakan bagian dari pendekatan menyeluruh perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan.

“Bagi PT Vale, keberlanjutan bukan hanya tentang bagaimana kami menambang secara bertanggung jawab, tetapi juga bagaimana kami tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi kami,” ujar Bernardus.

Demplot Padi Berkelanjutan Dorong Inovasi Pertanian di Kolaka

Program demplot tersebut mengintegrasikan riset dan teknologi budidaya padi yang presisi serta disesuaikan dengan kondisi agroklimat lokal.

BACA JUGA  Program Sosial PT Vale Jangkau Belasan Desa di Morowali

Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi antara PT Vale Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kolaka, kelompok tani, serta lembaga riset pertanian.

Lahan demplot yang dikembangkan memiliki luas total 36 are yang terdiri dari 10 are lahan budidaya organik dan 26 are lahan budidaya konvensional.

Pendekatan tersebut dirancang untuk membandingkan efektivitas metode pertanian organik dan konvensional secara langsung di lapangan.

Berbagai varietas padi unggul diuji dalam program ini antara lain PR25, PR107, Bujang Marantau, Trisakti, Menthik Wangi, serta Menthik Susu.

Selain itu diterapkan pula inovasi teknologi Perennial Rice dan sistem Salibu yang memungkinkan panen berulang tanpa penanaman ulang.

Melalui sistem tersebut petani berpeluang melakukan panen hingga delapan kali dalam satu kali masa tanam.

Pendekatan itu dinilai mampu menekan biaya produksi karena kebutuhan benih, persemaian, dan pengolahan lahan dapat berkurang hingga sekitar 50 persen.

Head External Relation Growth PT Vale Endra Kusuma menyebut program tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Ia menjelaskan bahwa melalui program ini perusahaan mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mentransfer pengetahuan dan teknologi kepada petani.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Akbar menyampaikan apresiasi terhadap dukungan PT Vale dalam upaya memperkuat sektor pangan di daerah.

Ia menilai keterlibatan perusahaan sangat membantu pemerintah dalam mendorong tercapainya target swasembada pangan nasional.

Hasil panen dari program demplot tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan dibandingkan pola budidaya sebelumnya.

Pada lahan organik seluas 10 are yang ditanami varietas Trisakti tercatat menghasilkan panen sekitar 6,9 ton.

BACA JUGA  PT ANTAM Gelar Safari Ramadan di Sejumlah Wilayah

Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode budidaya organik dengan pendekatan presisi mampu menghasilkan produktivitas yang kompetitif sekaligus menjaga kesehatan tanah.

Sementara itu pada lahan konvensional seluas 26 are total produksi mencapai sekitar 15 ton dari enam varietas padi yang diuji.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa kombinasi teknologi budidaya modern dan pemilihan varietas unggul mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Program ini juga memberikan pendampingan intensif kepada petani mulai dari pengelolaan lahan, penggunaan pupuk organik, hingga pengendalian hama terpadu.

Pendekatan tersebut bertujuan membangun sistem pertanian yang produktif sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.

Salah seorang petani sekaligus pengurus Asosiasi Petani Organik (ASPOK) Kolaka, Salmi, menilai metode pertanian organik membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale di sektor pertanian telah dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2021.

Salah satu kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya adalah pengembangan metode System of Rice Intensification (SRI) organik di wilayah Pomalaa.

Hingga Oktober 2025 program tersebut telah melibatkan 55 petani termasuk sembilan petani perempuan sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusivitas ekonomi lokal.

Melalui program ini PT Vale terus memperluas kontribusi bagi masyarakat dengan menghadirkan inisiatif pembangunan yang mendukung ketahanan sosial dan ekonomi daerah.

Model demplot padi berkelanjutan yang dikembangkan di Kolaka diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik yang dapat diterapkan di wilayah lain.

Sinergi antara perusahaan, pemerintah, lembaga riset, dan kelompok tani dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Dukungan PT Timah Dorong UMKM Belitung Tembus Pasar Lebih Luas
PLTS Pertamina Ubah Nasib Desa, Produktivitas Naik dan Emisi Turun
PT Bukit Asam Intensifkan Pendampingan Kelompok Binaan
ANTAM Perkuat Posisi Industri lewat Lonjakan Profit dan Hilirisasi Mineral
Pertamina Catat Omzet UMK Binaan Capai Rp5,72 Miliar
Harga Emas Antam Kembali Menguat Usai Lebaran, Ini Daftar Terbarunya
PT Timah Salurkan Dukungan Kegiatan Siswa ke SMAN 1 Pemali Bangka
Tak Naik, Ini Harga BBM 1 April 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:38 WITA

Dukungan PT Timah Dorong UMKM Belitung Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 4 April 2026 - 22:21 WITA

PLTS Pertamina Ubah Nasib Desa, Produktivitas Naik dan Emisi Turun

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WITA

PT Bukit Asam Intensifkan Pendampingan Kelompok Binaan

Rabu, 1 April 2026 - 15:45 WITA

ANTAM Perkuat Posisi Industri lewat Lonjakan Profit dan Hilirisasi Mineral

Rabu, 1 April 2026 - 15:39 WITA

Pertamina Catat Omzet UMK Binaan Capai Rp5,72 Miliar

Berita Terbaru

Lenni Lesviani

Ragam

Lebih Dekat dengan Lenni Lesviani

Rabu, 8 Apr 2026 - 16:14 WITA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

Pemerintahan

Menteri ESDM Tinjau Penertiban Tambang Ilegal di Murung Raya

Rabu, 8 Apr 2026 - 14:58 WITA

PT Timah dorong UMKM Belitung lewat Rumah BUMN, bantu pemasaran dan pengembangan usaha hingga jangkauan pasar makin luas.

Korporasi

Dukungan PT Timah Dorong UMKM Belitung Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:38 WITA

Fasilitas energi terbarukan Pertamina yang mendukung produksi listrik bersih dan ketahanan energi nasional Indonesia.

Pemerintahan

Pengembangan EBT Digenjot Pertamina Demi Stabilitas Energi Nasional

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:33 WITA