Penghematan Energi, Pemerintah WFH ASN dan Pegawai Swasta

Avatar photo

- Editor

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

KABARTAMBANG – Pemerintah akan menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat mulai 1 April 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mentransformasi budaya kerja sekaligus penghematan energi.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kebijakan ini akan diberlakukan bagi ASN baik di tingkat pusat dan daerah, di mana mekanismenya akan diatur melalui surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) serta Menteri Dalam Negeri.

“Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah, yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (31/3).

BACA JUGA  Pemerintah Umumkan 8 Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi

Airlangga melanjutkan, dalam skema transformasi budaya kerja tersebut, pemerintah akan mendorong perubahan tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Di samping itu, pemerintah juga akan memberlakukan efisiensi mobilitas, termasuk pembatasan penggunaan kendaraan dinas sebesar 50 persen, kecuali kendaraan operasional dan listrik, serta mendorong penggunaan transportasi publik.

“Jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik,” imbuh dia.

Lebih lanjut, pemerintah juga mengimbau sektor swasta untuk memberlakukan kebijakan serupa untuk turut serta membangun budaya kerja baru. Namun, Airlangga mengatakan, tersebut akan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor usaha.

BACA JUGA  Upaya Berkelanjutan PT Timah dalam Menjaga Kualitas Produk

“Adapun pengaturan (WFH bagi swasta) nanti melalui surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, juga mencakup gerakan efisiensi penggunaan energi di tempat kerja,” lanjut Airlangga.

Namun demikian, sejumlah sektor dikecualikan dari kebijakan ini dan tetap diharapkan bekerja di kantor atau lapangan.

Sektor tersebut meliputi layanan publik seperti kesehatan, keamanan, dan kebersihan, serta sektor strategis seperti industri, energi, air, bahan pokok, makanan dan minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan.

Berita Terkait

Ketahanan Energi Nasional Dijaga, Pertamina Siapkan Langkah Mitigasi
Mulai Oktober 2025, Kementrian ESDM Wajibkan Pengajuan RKAB Bagi Perusahaan Tambang Setiap Tahun 
Menteri Bahlil Ambil Langkah Tegas Benahi Distribusi Migas
Upaya Berkelanjutan PT Timah dalam Menjaga Kualitas Produk
Banyak Hoax, LEMIGAS Pastikan Kualitas BBM di SPBU Sesuai Standar
Kementerian ESDM Tekankan Urgensi Ketahanan Energi
Presiden Prabowo Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik di Istana Merdeka
Presiden Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Ketenagalistrikan 3,2 Gigawatt
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 15:24 WITA

Penghematan Energi, Pemerintah WFH ASN dan Pegawai Swasta

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:41 WITA

Ketahanan Energi Nasional Dijaga, Pertamina Siapkan Langkah Mitigasi

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:46 WITA

Mulai Oktober 2025, Kementrian ESDM Wajibkan Pengajuan RKAB Bagi Perusahaan Tambang Setiap Tahun 

Minggu, 16 Maret 2025 - 21:04 WITA

Menteri Bahlil Ambil Langkah Tegas Benahi Distribusi Migas

Jumat, 14 Maret 2025 - 21:09 WITA

Upaya Berkelanjutan PT Timah dalam Menjaga Kualitas Produk

Berita Terbaru

PT Timah dorong UMKM Belitung lewat Rumah BUMN, bantu pemasaran dan pengembangan usaha hingga jangkauan pasar makin luas.

Korporasi

Dukungan PT Timah Dorong UMKM Belitung Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:38 WITA

Fasilitas energi terbarukan Pertamina yang mendukung produksi listrik bersih dan ketahanan energi nasional Indonesia.

Pemerintahan

Pengembangan EBT Digenjot Pertamina Demi Stabilitas Energi Nasional

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:33 WITA

Pertamina dan POSCO teken MoU untuk kembangkan teknologi rendah karbon seperti CCS, CCUS, dan hidrogen biru di Indonesia.

Pemerintahan

Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Energi Rendah Emisi

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:23 WITA