Pengembangan EBT Digenjot Pertamina Demi Stabilitas Energi Nasional

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas energi terbarukan Pertamina yang mendukung produksi listrik bersih dan ketahanan energi nasional Indonesia.

Fasilitas energi terbarukan Pertamina yang mendukung produksi listrik bersih dan ketahanan energi nasional Indonesia.

KABARTAMBANG – PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

Langkah ini ditempuh sebagai respons terhadap dinamika geopolitik yang memengaruhi stabilitas pasokan serta fluktuasi harga energi dunia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa pengembangan energi bersih menjadi arah strategis perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa diversifikasi bauran energi dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus menghadirkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

“Dinamika geopolitik global mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi fossil,” ujar Baron.

Pertamina Perluas Energi Bersih dan Desa Energi Berdikari

Hingga akhir 2025, Pertamina mencatat produksi energi bersih mencapai 8.743 Giga watt per jam (GWh) yang berasal dari berbagai sumber energi rendah karbon.

BACA JUGA  Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Energi Rendah Emisi

Energi tersebut didukung oleh kapasitas terpasang pembangkit yang mencapai 3.271 Mega Watt (MW) dari sejumlah lini bisnis perusahaan.

Kontribusi tersebut berasal dari pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) sebesar 2,4 MW, gas to power Jawa Satu Power sebesar 1.760 MW, serta pembangkit lainnya yang dikelola Pertamina Power Indonesia.

Selain itu, pembangkit listrik tenaga surya dan panas bumi turut menjadi tulang punggung dalam peningkatan kapasitas energi bersih nasional.

Pengembangan energi terbarukan juga diperluas melalui investasi di luar negeri, termasuk kepemilikan saham pada Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) di Filipina yang menghasilkan kapasitas tenaga surya sebesar 669,3 MW.

BACA JUGA  Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Di tingkat masyarakat, Pertamina mengembangkan program Desa Energi Berdikari (DEB) yang telah tersebar di 252 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut memanfaatkan sumber energi seperti panel surya, mikrohidro, dan biogas untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

Sebanyak 156 desa dalam program tersebut tercatat mampu memproduksi 15,8 ribu ton beras serta 890,4 ton bahan pangan nonberas.

Pengembangan ini turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian energi di wilayah pedesaan.

Pertamina menegaskan akan terus memperluas inisiatif energi bersih guna menjawab tantangan perubahan iklim serta meningkatkan daya tahan ekonomi nasional.

Upaya tersebut juga selaras dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dalam mendorong transisi energi dan penurunan emisi karbon di Indonesia. ***

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA