Perkuat Energi, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak Baru

Avatar photo

- Editor

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

KABARTAMBANG –  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan kapasitas fasilitas penyimpanan menjadi kendala utama dalam upaya memperbesar cadangan bahan bakar minyak nasional.

Ia menjelaskan kemampuan daya tampung BBM di Indonesia selama ini berada pada kisaran maksimal sekitar 25 hari.

Standar cadangan operasional nasional karena itu dipertahankan pada rentang sekitar 20 hingga 23 hari.

“Kemampuan daya tampung BBM kita sudah sejak lama hanya maksimal 25 hari sehingga cadangan nasional kita minimal 20 sampai 23 hari,” ujar Bahlil pada Rabu.

Menurutnya, keinginan sebagian pihak agar cadangan BBM diperbesar hingga 60 hari tidak dapat dilakukan tanpa didukung infrastruktur penyimpanan yang memadai.

Ia menegaskan persoalan yang dihadapi saat ini bukan pada ketersediaan pasokan minyak, melainkan keterbatasan tempat penyimpanan.

BACA JUGA  Ini Dia 40 Badan Usaha Pertambangan Terima Anugerah Prasetya Ahimsa

Pemerintah, lanjutnya, tidak mengalami kesulitan memperoleh pasokan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

Namun kemampuan menyimpan cadangan dalam jumlah besar masih terbatas karena fasilitas storage yang tersedia belum mencukupi.

Rencana Bangun Storage

Bahlil mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pemerintah segera membangun fasilitas penyimpanan minyak baru.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memperbesar cadangan strategis bahan bakar minyak.

Dengan tambahan fasilitas storage, pemerintah menargetkan cadangan BBM Indonesia dapat meningkat hingga mencapai sekitar tiga bulan.

Pemerintah juga tengah mempelajari sejumlah lokasi yang dinilai layak untuk pengembangan fasilitas penyimpanan tersebut.

Salah satu wilayah yang pernah dikaji sebagai lokasi pembangunan storage berada di kawasan Sumatera.

BACA JUGA  Menteri ESDM Tinjau Penertiban Tambang Ilegal di Murung Raya

Kajian lanjutan saat ini masih berlangsung untuk menentukan langkah teknis pembangunan infrastruktur energi tersebut.

Bahlil juga mengungkapkan bahwa rencana pembangunan storage telah menarik minat investor yang siap terlibat dalam proyek tersebut.

Investasi pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah itu akan melibatkan investor dalam negeri maupun investor dari luar negeri.

Ia menyebut investor asing yang akan terlibat bukan berasal dari Amerika Serikat.

Peran swasta juga akan dilibatkan dalam pembangunan storage minyak mentah di Indonesia sebagai bagian dari kerja sama investasi energi.

Melalui pembangunan fasilitas tersebut, pemerintah menargetkan kapasitas penyimpanan minyak nasional dapat meningkat dari sekitar 25 hari menjadi hingga 90 hari.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional
Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos
Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif
Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun
Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah
Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:46 WITA

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 15:02 WITA

Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos

Rabu, 22 April 2026 - 18:19 WITA

Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif

Rabu, 22 April 2026 - 17:57 WITA

Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS

Sabtu, 18 April 2026 - 14:41 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Berita Terbaru

Menteri ESDM

Pemerintahan

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Antam

Pasar

Harga Emas Antam 28 April 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:41 WITA

CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026).

Korporasi

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:39 WITA

PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kilang Kasim berdayakan CSR

Inovasi

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:28 WITA