Aliran Gas Cirebon-Semarang Tahap 2 Perkuat Ketersediaan Energi Industri Jawa

Avatar photo

- Editor

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen ESDM Yuliot Tanjung resmikan aliran gas perdana Cisem 2 di Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3).

Wamen ESDM Yuliot Tanjung resmikan aliran gas perdana Cisem 2 di Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3).

KABARTAMABANG – Aliran gas bumi melalui Proyek Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap 2 resmi dimulai, memastikan ketersediaan energi di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Seremoni gas perdana digelar di Batang, Rabu (18/3), dipimpin Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung.

Setelah melewati uji coba di seluruh titik pipa dan dinyatakan bebas kebocoran, Cisem 2 siap memasok gas ke kawasan industri dan konsumen strategis.

Yuliot menegaskan proyek ini mendukung kemandirian energi nasional sekaligus memperkuat fondasi ekonomi melalui penyediaan energi stabil bagi industri.

BACA JUGA  PLTN Jadi Opsi Strategis Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060

Cisem 2: Kepastian Energi dan Investasi

Integrasi pipa Cisem 2 dengan sumber gas dari timur Indonesia, Andaman, dan Natuna membentuk sistem transmisi gas nasional yang mempermudah pengembangan kawasan industri.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menyebut pipa sepanjang 302 km dari Semarang ke Kandang Haur Timur di Cirebon ini sudah siap menyalurkan gas ke konsumen seperti Kilang Balongan dan Cikarang Listrindo Tbk.

Ketersediaan gas yang lebih baik memberikan kepastian biaya produksi bagi pelaku industri serta mendukung perencanaan investasi dan keberlanjutan operasi.

BACA JUGA  Rumah Warga Bandar Jaya Kini Terang, Implementasi Asta Cita Prabowo Mulai Terasa

Penyelesaian Cisem 2 juga menjadi tonggak penting integrasi pipa Sumatera-Jawa, yang akan diikuti pembangunan Pipa Dumai-Sei Mangkei (Dusem) dalam dua tahun ke depan.

Dengan integrasi penuh, wilayah surplus gas seperti Jawa Timur dapat menyalurkan energi ke wilayah dengan permintaan tinggi di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Proyek ini diharapkan meningkatkan konsumsi gas domestik sekaligus menurunkan ketergantungan ekspor, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mendukung pertumbuhan industri.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional
Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos
Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif
Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun
Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah
Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:46 WITA

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 15:02 WITA

Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos

Rabu, 22 April 2026 - 18:19 WITA

Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif

Rabu, 22 April 2026 - 17:57 WITA

Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS

Sabtu, 18 April 2026 - 14:41 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Berita Terbaru

Aksi sosial PT Vale

Lokal

Begini Aksi Sosial PT Vale IGP Pomalaa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:48 WITA

Menteri ESDM

Pemerintahan

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Antam

Pasar

Harga Emas Antam 28 April 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:41 WITA