Indonesia Percepat Proyek PLTSa di 34 Kota untuk Atasi Sampah

Avatar photo

- Editor

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas pengolahan sampah di TPA Benowo Surabaya menjadi energi listrik.

Aktivitas pengolahan sampah di TPA Benowo Surabaya menjadi energi listrik.

KABARTAMBANG – Ancaman penumpukan sampah di berbagai daerah mulai menjadi perhatian serius seiring meningkatnya volume limbah setiap hari.

Kapasitas tempat pembuangan akhir atau TPA di sejumlah wilayah dilaporkan semakin terbatas.

Pemerintah memproyeksikan hampir seluruh TPA di Indonesia akan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada tahun 2028.

Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM mempercepat pengembangan waste to energy.

Program ini diwujudkan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa di berbagai daerah.

Pemerintah menargetkan 34 proyek pengolahan sampah menjadi energi di 34 kota pada periode 2026 hingga 2027.

“Pengelolaan sampah perkotaan merupakan kegiatan prioritas yang mendapat pantauan langsung Bapak Presiden Prabowo. Karena itu, diperlukan upaya yang serius dan sistematis agar sampah perkotaan tidak lagi menjadi sumber masalah, melainkan justru memberi manfaat,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot.

BACA JUGA  Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Energi

Kebijakan tersebut diperkuat melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 sebagai dasar percepatan pengolahan sampah berbasis energi terbarukan.

Presiden juga menyiapkan program Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya nasional menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

“Persoalan sampah ini menjadi masalah. Diproyeksikan hampir semua TPA sampah akan mengalami overcapacity pada tahun 2028, bahkan lebih cepat,” kata Prabowo.

Di Surabaya, pengelolaan sampah telah diterapkan melalui fasilitas Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik di TPA Benowo.

Direktur Utama PT Sumber Organik Agus Nugroho Santoso menyampaikan pengolahan sampah dilakukan baik untuk limbah baru maupun timbunan lama.

BACA JUGA  Indonesia Perkuat Diplomasi Energi Lewat Kunjungan ke Jepang

Pengolahan tersebut mampu menangani sekitar 1.600 ton sampah setiap hari dari wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Selain menghasilkan listrik, fasilitas di TPA Benowo juga tengah dikembangkan untuk produksi bahan bakar alternatif.

Proyek waste to fuel yang sedang dibangun ditargetkan dapat mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar setara solar.

Teknologi pirolisis digunakan dalam proses tersebut untuk menghasilkan Bahan Bakar Minyak Terbarukan atau BBMT.

Kapasitas produksi dari proyek percontohan diperkirakan mencapai 60 hingga 70 kiloliter per hari.

Pemerintah terus mendorong inovasi pengolahan sampah guna mengurangi beban lingkungan sekaligus menghasilkan energi alternatif.

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA