KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas investasi sekaligus mendorong pembangunan daerah yang inklusif.
Upaya tersebut tercermin melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar perusahaan bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (10/3), di fasilitas Pelabuhan Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan daerah, antara lain Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, Ketua DPRD Morowali Herdiyanto Marzuki, Komandan Kodim Morowali Letkol Inf. Abraham Sada Panjaitan, serta Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Arka Wiyasa.
Dari pihak perusahaan, hadir jajaran manajemen yang dipimpin Presiden Direktur dan CEO PT Vale Bernardus Irmanto bersama Chief Project Officer Muhammad Asril dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Budiawansyah.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog strategis untuk memperkuat koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, serta aparat keamanan dalam mendukung pembangunan wilayah.
Dalam kesempatan itu, Bernardus Irmanto menegaskan bahwa pengembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali merupakan investasi strategis dengan nilai sekitar US$2 miliar. Proyek ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem hilirisasi mineral nasional sekaligus memberikan kontribusi ekonomi yang lebih luas.
“Perkembangan proyek yang kami capai saat ini tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Morowali. Kami berharap kerja sama ini terus terjaga untuk mendorong kontribusi sektor hilirisasi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
IGP Morowali mencakup pembangunan tambang sekaligus fasilitas pengolahan berbasis teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL). Operasi proyek tersebut ditargetkan berjalan secara bertahap pada periode 2026 hingga 2027.
Bernardus menambahkan bahwa seluruh proses pengembangan proyek dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan lingkungan sebagai prinsip dasar pertambangan berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya dialog terbuka dalam menghadapi berbagai tantangan investasi di daerah.
“Setiap perjalanan investasi pasti memiliki tantangan. Namun melalui komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan dapat diatasi bersama,” katanya.
Melalui kemitraan tersebut, PT Vale berharap pengembangan investasi di Morowali dapat terus berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat serta prinsip pembangunan berkelanjutan.











