Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Migas Indonesia

Migas Indonesia

KABARTAMBANG – Pemerintah Indonesia terus mempercepat penguatan sektor energi di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan global. Salah satu langkah yang ditempuh yakni membuka kerja sama strategis dengan Rusia untuk pembangunan infrastruktur migas.

Rusia menyatakan kesiapan mendukung pembangunan kilang minyak dan fasilitas penyimpanan atau storage di Indonesia. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan rencana tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Atas arahan Presiden, saya menindaklanjuti pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Putin. Dalam pertemuan dengan Menteri Energi Rusia, mereka siap memberi dukungan,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (17/4).

BACA JUGA  Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif

Saat ini kebutuhan BBM nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari atau setara 39 hingga 40 juta kiloliter per tahun. Sementara produksi minyak dalam negeri baru berada di kisaran 600 ribu barel per hari.

Kondisi itu membuat Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Untuk mengurangi impor, pemerintah mengandalkan peningkatan kapasitas kilang melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan serta penerapan biodiesel 50 persen atau B50 mulai Juli 2026.

Bahlil menjelaskan tambahan kapasitas dari RDMP Balikpapan akan membantu menekan impor secara signifikan.

BACA JUGA  Pemerintah Kendalikan Produksi Tambang Lewat Penyesuaian RKAB Nasional

“Dengan tambahan produksi dari Balikpapan, impor kita bisa turun hingga sekitar 50 persen,” katanya.

Terkait investasi Rusia, pemerintah masih mematangkan skema kerja sama yang akan ditempuh, baik melalui mekanisme antar pemerintah maupun antar perusahaan.

Menurut Bahlil, pembahasan masih membutuhkan satu hingga dua putaran lanjutan sebelum diumumkan secara resmi.

Ia menegaskan proyek yang sedang dijajaki berbeda dengan pengembangan Kilang Tuban hasil kerja sama Pertamina dan Rosneft.

Pembangunan kilang serta storage dinilai penting untuk memperbesar cadangan energi nasional, menjaga fleksibilitas pasokan, dan mengurangi dampak gejolak harga energi dunia terhadap pasar dalam negeri. ***

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA