Temuan Gas Raksasa di Blok Ganal, Cadangan Energi RI Bertambah

Avatar photo

- Editor

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil positif eksplorasi Sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur

Hasil positif eksplorasi Sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur

KABARTAMBANG – Kabar positif datang dari sektor hulu minyak dan gas bumi Indonesia. Hasil eksplorasi Sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur, menemukan potensi sumber daya gas sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) serta 300 juta barel kondensat.

Wilayah Kerja Ganal saat ini dioperasikan ENI dengan kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen lainnya dimiliki Sinopec.

Penemuan tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa cadangan migas Indonesia masih besar, terutama di kawasan Cekungan Kutai yang terus menunjukkan prospek menjanjikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan eksplorasi itu dan menyebut temuan tersebut penting bagi penguatan ketahanan energi nasional.

“Di saat banyak negara menjaga cadangan energinya, kita patut bersyukur mendapat anugerah ini. Kita harus fokus menjalankan arahan Presiden untuk mencari sumber-sumber minyak dan gas baru,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4/2026).

BACA JUGA  Kementerian ESDM Tekankan Urgensi Ketahanan Energi

Bahlil menjelaskan produksi puncak dari wilayah kerja ENI diproyeksikan mencapai 2.000 MMSCFD pada 2028, meningkat tajam dari produksi saat ini sekitar 600 hingga 700 MMSCFD.

Produksi itu ditargetkan terus naik hingga 3.000 MMSCFD pada 2030.

Selain gas, pemerintah juga menargetkan produksi kondensat dari blok yang dikelola ENI mencapai sekitar 90 ribu barel per hari pada 2028, lalu meningkat menjadi 150 ribu barel per hari pada 2029 hingga 2030.

Menurutnya, peningkatan produksi gas domestik akan membantu memenuhi kebutuhan dalam negeri, sementara tambahan kondensat berpotensi menekan impor minyak.

Sumur Geliga dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter di wilayah laut dengan kedalaman air mencapai 2.000 meter. Temuan ini menambah daftar keberhasilan ENI di Cekungan Kutai setelah penemuan Geng North pada 2023 dan Sumur Konta-1 pada 2025.

BACA JUGA  Pemerintah Uji Implementasi B50 pada Sektor Kereta Api

Penemuan Geliga juga datang setelah keputusan investasi akhir sejumlah proyek besar, seperti Gendalo dan Gandang di South Hub, serta Geng North dan Gehem di North Hub.

Dalam pengembangannya, proyek North Hub akan memakai fasilitas terapung atau FPSO baru berkapasitas 1 miliar kaki kubik gas per hari dan 90 ribu barel kondensat per hari. Fasilitas eksisting seperti Kilang LNG Bontang juga akan dimanfaatkan.

Selain Geliga, Bahlil mengungkap sebelumnya pemerintah juga mencatat temuan Sumur Gula dengan potensi sekitar 2 Tcf gas dan 75 juta barel kondensat.

Jika digabung, Sumur Geliga dan Gula diperkirakan mampu menambah produksi sekitar 1.000 MMSCFD gas serta 90 ribu barel kondensat per hari.

Temuan jumbo di Blok Ganal itu juga membuka peluang percepatan pembangunan infrastruktur gas terintegrasi sekaligus meningkatkan nilai tambah sektor energi bagi negara. ***

Berita Terkait

PT Timah dan Pemkab Bangka Kerjasama Pemanfaatan Kawasan Industri Jelitik
CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga
Pemerintah Uji Implementasi B50 pada Sektor Kereta Api
Pertamina Kembangkan Energi Panas Bumi Non-Listrik
Bukit Asam Luncurkan Mesin Daur Ulang Botol Plastik Berbasis Digital
Dari Bijih hingga Emas Murni, Begini Proses Produksi Emas ANTAM
PT Antam Hadirkan Emas Edisi Idulfitri 1447 Hijriah
Gubernur Sulteng Apresiasi Komitmen Perusahaan NNI dalam Pembangunan Berkelanjutan di Morowali Utara

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WITA

PT Timah dan Pemkab Bangka Kerjasama Pemanfaatan Kawasan Industri Jelitik

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WITA

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WITA

Pemerintah Uji Implementasi B50 pada Sektor Kereta Api

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WITA

Pertamina Kembangkan Energi Panas Bumi Non-Listrik

Rabu, 22 April 2026 - 18:22 WITA

Temuan Gas Raksasa di Blok Ganal, Cadangan Energi RI Bertambah

Berita Terbaru

Grup Merdeka ambil bagian dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026

Korporasi

Grup Merdeka Paparkan Inovasi Tambang Pani dan Teknologi GIS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:26 WITA

PT Bukit Asam (PTBA) bersama UT School Tanjung Enim

Korporasi

PT Bukit Asam Tutup Program Basic Mechanic Course

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:12 WITA

PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis, Turnamen Voli Diikuti 72 Tim dari Bangka Belitung

Korporasi

PT TIMAH Dukung HUT ke-18 Desa Permis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:07 WITA

Logam Mulia Antam: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp50.000 per Gram

Pasar

Harga Emas Antam Sabtu 16 Mei 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:02 WITA

Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Penumpang Kini Bisa Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat

Pasar

Pelita Air Hadirkan PAS Sky Shop, Tawar Produk UMKM

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:58 WITA