KABARTAMBANG – PT Timah Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Bangka menandatangani kerja sama pemanfaatan lahan di kawasan industri Jelitik, Senin (27/4), sebagai langkah optimalisasi aset perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kesepakatan ini mencakup pemanfaatan sebagian wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah dan diharapkan memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Penandatanganan dilakukan Direktur Operasi PT Timah, Handy Geniardi, dan Bupati Bangka, Fery Insani, disaksikan jajaran pejabat, termasuk Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Sila Haholongan Pulungan, serta Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro.
Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis yang telah lama dinantikan dalam mendorong pemanfaatan lahan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Thank God, today we can sit together. This is a very happy day, because the IUP land we own can be utilized for the welfare of the community,” ujarnya.
Ia menegaskan, selain berfokus pada produksi dan kontribusi terhadap negara, perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.
“ This is a path for us to work together. We believe the intention is good, the goal is good, and hopefully it will provide significant benefits to the community,” tambahnya.
Bupati Bangka, Fery Insani, menilai kerja sama ini menjadi model pemanfaatan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“ It is a fitting day—on the anniversary of Sungailiat City, this agreement is signed. God has given tin to Bangka Belitung to be utilized as much as possible for the prosperity of the people and the nation,” katanya.
Menurutnya, potensi sumber daya timah di Bangka Belitung harus dikelola secara optimal dan bijak, termasuk melalui kolaborasi lintas sektor.
“ This cooperation is a model of how we can utilize existing resources while also using the land for other purposes. Hopefully, this will not stop here but continue with other solutions,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Sila Haholongan Pulungan, menegaskan pihaknya akan mengawal implementasi kerja sama tersebut agar berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata.
“ This agreement is not just a document, but must be implemented with integrity. The most important thing is how it provides real benefits to the community,” tegasnya.
Ia menambahkan, potensi sumber daya di kawasan tersebut dinilai cukup besar dan dapat memberikan dampak ekonomi luas jika dikelola secara tepat.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.











