Grup Merdeka Paparkan Inovasi Tambang Pani dan Teknologi GIS

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup Merdeka ambil bagian dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026

Grup Merdeka ambil bagian dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026

KABARTAMBANG – Grup Merdeka ambil bagian dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026 dengan memaparkan perkembangan Tambang Emas Pani serta penerapan teknologi digital berbasis open-source GIS untuk mendukung eksplorasi dan operasional pertambangan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Grup Merdeka berpartisipasi dalam ajang internasional Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026 yang digelar di The Westin Jakarta pada 5–7 Mei 2026. Forum pertambangan bertema “Mining with Meaning: Driving Progress through Responsibility and Intelligence” itu dihadiri lebih dari 1.800 delegasi dari berbagai negara.

Dalam forum tersebut, Grup Merdeka menghadirkan dua pembicara yang membahas pengembangan proyek Tambang Emas Pani di Gorontalo serta pemanfaatan teknologi digital untuk eksplorasi mineral.

Mewakili PT Merdeka Gold Resources Tbk, Project Development Senior Manager Zulfallah tampil dalam sesi “Fireside Chat: Pani Heap Leach Project” bersama Metso. Ia memaparkan progres pengembangan Tambang Emas Pani yang diproyeksikan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

BACA JUGA  Laba Bersih Melonjak, Saham PT Vale Indonesia Jadi Incaran?

Menurut Zulfallah, pembangunan dan komisioning fasilitas utama heap leach beserta infrastruktur pendukung seperti jalan tambang, pelabuhan, hingga fasilitas pengolahan telah rampung.

“Saat ini operasi heap leach sudah berjalan dan menjadi fondasi pengembangan tahap berikutnya,” ujar Zulfallah.

Ia menjelaskan, fasilitas heap leach di Pani memiliki kapasitas awal delapan juta ton bijih per tahun dan akan ditingkatkan secara bertahap. Selain itu, perusahaan juga tengah mengembangkan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

“Pengembangan CIL menjadi langkah strategis untuk meningkatkan recovery emas dan memperbesar kapasitas produksi Pani dalam jangka panjang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Zulfallah juga menekankan pentingnya dukungan teknologi dan kolaborasi teknis dengan berbagai mitra guna menjaga keandalan operasional proyek.

“Dalam industri emas, reliability bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan produksi dan efisiensi operasional,” ujarnya.

Sementara itu, GIS Technical Analyst PT Merdeka Copper Gold Tbk, Diki Nurul Huda, membahas transformasi digital di sektor eksplorasi mineral melalui sesi “Empowering Mineral Exploration with Open-Source GIS: A Practical Workflow for Data Integration and Target Mapping”.

BACA JUGA  Ditjen Minerba Dampingi 100 Perusahaan Tambang Susun RKAB Batubara

Diki menjelaskan bahwa Merdeka mengembangkan platform M-GIS berbasis open-source yang mengintegrasikan QGIS, PostGIS, GeoServer, hingga Margin Maps untuk mendukung pengelolaan data eksplorasi secara real time.

Menurutnya, sistem tersebut kini digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari pemetaan regional, pemantauan pengeboran, hingga grade control di sejumlah operasi tambang Grup Merdeka.

“Hampir seluruh aktivitas di industri pertambangan berbasis lokasi. Karena itu, GIS memiliki peran penting dalam memastikan data dapat terintegrasi, tervisualisasi, dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat,” kata Diki.

Ia menambahkan, pendekatan open-source memberikan fleksibilitas lebih tinggi dalam pengembangan workflow dan integrasi data lintas site tambang.

Melalui partisipasi di Indonesia Miner 2026, Grup Merdeka menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri pertambangan yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berbasis inovasi teknologi.

Berita Terkait

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026
Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua
MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara
ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina
MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas
HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:21 WITA

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Rabu, 16 September 2026 - 08:41 WITA

MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WITA

ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WITA

MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA