KABARTAMBANG – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Administrator serta Pejabat Pengawas di lingkungan Kementerian ESDM pada Rabu (17/6/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian ESDM untuk memperkuat kinerja organisasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Langkah tersebut juga ditujukan untuk mendukung pelaksanaan tugas kementerian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Yuliot menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan sebagai nilai dasar yang harus dimiliki setiap aparatur sipil negara.
Menurutnya, kedua nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berkinerja tinggi.
Yuliot mengingatkan bahwa pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial.
Ia menegaskan bahwa sumpah jabatan merupakan janji yang mengandung tanggung jawab moral kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara.
“Sebagai pejabat baru yang dilantik, saya menitipkan beberapa pesan penting untuk menjadi panduan saudara,” ujar Yuliot.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk menerapkan nilai-nilai dasar ASN yang terangkum dalam core value BerAKHLAK.
Menurutnya, nilai tersebut harus menjadi pondasi dalam bekerja dan memberikan pelayanan publik yang prima.
Yuliot juga menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang ramah serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain itu, ia mengingatkan para pejabat untuk menjaga kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas.
Didorong Adaptif Hadapi Perubahan dan Dukung Asta Cita
Dalam kesempatan tersebut, Yuliot juga meminta para pejabat terus meningkatkan kapasitas diri dan kemampuan beradaptasi.
Ia menilai perubahan yang berlangsung cepat menuntut aparatur negara untuk selalu siap menghadapi tantangan baru.
“Dua, jaga kedisiplinan dan integritas dan ketiga tingkatkan kapasitas dan selalu adaptif karena dunia terus berubah dengan cepat,” lanjutnya.
Yuliot turut mengingatkan pentingnya kesetiaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, negara, dan pemerintah.
Ia meminta seluruh pejabat untuk menjalankan tugas sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan pimpinan.
“Tegak lurus terhadap pimpinan dan selalu siap menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yuliot menyoroti peran strategis Kementerian ESDM dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita.
Menurutnya, Kementerian ESDM memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan ketahanan energi dan kemandirian bangsa.
Peran tersebut sejalan dengan Asta Cita pada butir kedua dan kelima yang menekankan penguatan sistem pertahanan keamanan negara serta pembangunan kemandirian nasional.
Kementerian ESDM juga diharapkan mampu mendorong swasembada energi, mendukung ekonomi hijau dan ekonomi biru, serta melanjutkan program hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya di dalam negeri.
Melalui penguatan organisasi dan sumber daya manusia, Kementerian ESDM optimistis dapat terus meningkatkan kinerja birokrasi sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjuta











