Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Energi Rendah Emisi

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina dan POSCO teken MoU untuk kembangkan teknologi rendah karbon seperti CCS, CCUS, dan hidrogen biru di Indonesia.

Pertamina dan POSCO teken MoU untuk kembangkan teknologi rendah karbon seperti CCS, CCUS, dan hidrogen biru di Indonesia.

KABARTAMBANG – PT Pertamina (Persero) memperluas jejaring internasional melalui kerja sama strategis dengan POSCO International Corporation dalam pengembangan teknologi energi rendah karbon.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani di Korea Selatan pada 1 April 2026.

Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri bersama Chief Executive Officer POSCO International Kye-In Lee.

Penandatanganan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

BACA JUGA  Selat Hormuz Terganggu, Indonesia Alihkan Impor Minyak

Melalui kesepakatan tersebut, kedua perusahaan akan menjajaki pengembangan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS).

Selain itu, kerja sama juga mencakup pengembangan hidrogen biru dan amonia serta peluang di sektor energi baru dan terbarukan (EBT).

Simon Aloysius Mantiri menyampaikan bahwa sinergi ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan ekosistem energi rendah karbon di Indonesia.

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk mendorong teknologi CCS/CCUS hingga pengembangan hidrogen biru guna mendukung target penurunan emisi,” ujar Simon.

BACA JUGA  Wamen ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan Listrik Aman Menjelang Lebaran 2026

Kerja sama ini juga mencakup kajian teknis terkait rantai teknologi serta aspek nonteknis guna memastikan implementasi berjalan optimal.

Pertamina menilai kemitraan global menjadi salah satu pendekatan untuk mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Sinergi dengan POSCO diharapkan berkontribusi pada pencapaian target Net Zero Emission (NZE) yang telah dicanangkan pemerintah Indonesia.

Berita Terkait

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun
Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah
Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia
PT Vale Terima Penghargaan Pemprov Sulteng
Indonesia Percepat Proyek PLTSa di 34 Kota untuk Atasi Sampah
Indonesia Amankan Rp11,42 T dari Penertiban Perkebunan dan Tambang Ilegal
Presiden Ungkap Masih Ada Pengusaha Tambang Nakal
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:41 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Sabtu, 18 April 2026 - 14:37 WITA

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 18 April 2026 - 14:24 WITA

Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah

Sabtu, 18 April 2026 - 14:20 WITA

Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 14:31 WITA

PT Vale Terima Penghargaan Pemprov Sulteng

Berita Terbaru

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Korporasi

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:57 WITA

22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Korporasi

CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:12 WITA

PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK), anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk,

Korporasi

PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:49 WITA