PT Antam Perluas Bisnis Emas dan Ekosistem EV

Avatar photo

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarTambang.com – PT Aneka Tambang Tbk mencatatkan kinerja operasional dan keuangan yang solid sepanjang 2025 yang ditopang lonjakan penjualan emas serta penguatan hilirisasi nikel dan bauksit.

Sekretaris Perusahaan Antam Wisnu Danandi Haryanto menyampaikan capaian tersebut mencerminkan konsistensi strategi diversifikasi dan integrasi bisnis yang dijalankan perseroan.

Ia menuturkan minat investor terhadap saham Antam terus meningkat seiring perbaikan kinerja fundamental perusahaan.

“Kita melihat bahwa semakin lama semakin banyak peminat terhadap saham Antam,” ujar Wisnu di Jakarta, Selasa.

Hingga kuartal III 2025, Antam membukukan pendapatan sebesar Rp72 triliun dengan laba bersih yang bergerak positif sejalan dengan penguatan margin dan efisiensi biaya.

BACA JUGA  Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Dari sisi portofolio komoditas, emas tetap menjadi penopang utama dengan kontribusi pendapatan mencapai Rp58,7 triliun.

Kinerja bijih nikel dan feronikel juga menunjukkan hasil signifikan dengan produksi bijih nikel sebesar 16,1 juta wmt.

Produksi feronikel tercatat mencapai 16,1 ribu ton nikel (TNi) yang memperkuat posisi Antam di rantai pasok industri nikel.

Pada komoditas bauksit, volume produksi mencapai 2,8 juta wmt yang mencerminkan penguatan bisnis alumina dan hilirisasi aluminium.

Wisnu menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari strategi hilirisasi terintegrasi bersama MIND ID sebagai holding industri pertambangan.

Dalam pengembangan emas, Antam memperluas kapasitas melalui proyek Gresik Precious Metal Manufacturing Plant di Jawa Timur.

BACA JUGA  ANTAM Teken Perjanjian Pembelian Emas dengan Grup Merdeka

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 5 juta keping emas batangan per tahun dengan kemampuan pengolahan sekitar 30 ton emas berkadar 99,99 persen.

Di sektor nikel, perusahaan mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pengembangan tersebut mencakup kegiatan penambangan, pemrosesan, hingga produksi material baterai kendaraan listrik.

Pada komoditas bauksit, Antam menggarap proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah bersama Inalum.

Proyek tersebut menjadi bagian dari penguatan integrasi industri aluminium nasional berbasis sumber daya dalam negeri.

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA