Sawit dan Nikel Topang Surplus Perdagangan

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABARTAMBANG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat peningkatan kinerja ekspor Indonesia pada Januari 2026 yang didorong sektor industri pengolahan.

Nilai ekspor industri pengolahan mencapai 18,51 miliar dolar AS pada Januari 2026 atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17,11 miliar dolar AS.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan kontribusi industri pengolahan mencapai 83,53 persen dari total ekspor nasional pada awal tahun ini.

Komoditas industri pengolahan yang mengalami pertumbuhan meliputi produk olahan minyak sawit, nikel, besi dan baja, semikonduktor, serta kendaraan bermotor.

Ekspor produk olahan timah mencatat lonjakan paling tinggi dengan pertumbuhan hingga 191 persen.

“Tiga komoditas nonmigas dengan kenaikan tertinggi adalah timah dan barang daripadanya naik 191,38 persen, lemak dan minyak hewani atau nabati naik 46,05 persen, serta nikel dan barang daripadanya naik 42,04 persen,” ujar Budi.

Komoditas Dongkrak Ekspor

Kemendag menyebut kenaikan ekspor sejumlah komoditas tersebut dipengaruhi pergerakan harga di pasar internasional.

Data World Bank Commodity Price menunjukkan harga timah pada Januari 2026 meningkat 67,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BACA JUGA  Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Harga nikel tercatat naik 15,42 persen sementara minyak kernel kelapa sawit meningkat 8,36 persen secara tahunan.

Selain sektor industri pengolahan, ekspor Indonesia juga ditopang sektor pertambangan dan lainnya dengan kontribusi 10,48 persen.

Sektor minyak bumi dan gas berkontribusi 4,03 persen sedangkan sektor pertanian menyumbang 1,97 persen dari total ekspor nasional.

Namun secara tahunan ekspor sektor pertanian turun 20,36 persen dan sektor pertambangan serta lainnya turun 14,59 persen.

Pasar Utama Ekspor Indonesia

Tiongkok masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia dengan nilai 5,27 miliar dolar AS.

Amerika Serikat menempati posisi kedua dengan nilai ekspor 2,51 miliar dolar AS.

India berada di urutan berikutnya dengan nilai ekspor sebesar 1,52 miliar dolar AS.

Ketiga negara tersebut menyumbang total nilai ekspor nonmigas sebesar 9,30 miliar dolar AS atau 43,77 persen dari keseluruhan ekspor nonmigas Indonesia.

BACA JUGA  Ramadan Penuh Makna, PT Vale Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial Bersama Media di Morowali

Sejumlah negara juga mencatat pertumbuhan permintaan ekspor cukup tinggi seperti Spanyol yang meningkat 74,65 persen, Mesir 59,23 persen, dan Pakistan 55,62 persen.

Secara kawasan, ekspor ke Asia Tengah lainnya meningkat 112,88 persen disusul Afrika Utara 36,10 persen serta Asia Selatan 26,55 persen.

Indonesia juga mencatat surplus neraca perdagangan sebesar 0,95 miliar dolar AS pada Januari 2026.

Surplus tersebut berasal dari sektor nonmigas yang mencatatkan kelebihan perdagangan sebesar 3,23 miliar dolar AS meskipun sektor migas mengalami defisit 2,27 miliar dolar AS.

Total ekspor Indonesia pada Januari 2026 tercatat 22,16 miliar dolar AS atau meningkat 3,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ekspor nonmigas mencapai 21,26 miliar dolar AS atau tumbuh 4,38 persen dibandingkan Januari 2025 yang sebesar 20,37 miliar dolar AS.

Sementara itu total impor Indonesia tercatat sebesar 21,20 miliar dolar AS atau meningkat 18,21 persen dibandingkan Januari 2025 yang mencapai 17,94 miliar dolar AS.

Berita Terkait

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Buka IPA Convex 2026, Menteri ESDM Harap Iklim Investasi Migas Berkeadilan
Tarik Minat Investor Migas, Menteri ESDM Tawarkan Ratusan WK Potensial

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit

Berita Terbaru

PT TIMAH

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WITA

Bantuan terbaru diberikan kepada Surau Baitussalam oleh PT Timah

Korporasi

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:46 WITA

PT ANTAM

Korporasi

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:41 WITA