DPRD Sulawesi Tengah Dukung Kehadiran PT Vale

Avatar photo

- Editor

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale

PT Vale

KABARTAMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan dukungan terhadap kehadiran PT Vale Indonesia Tbk di Kabupaten Morowali.

Perusahaan tambang nikel yang berada dalam holding MIND.ID tersebut dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tengah Arnila HM Ali menyampaikan pernyataan tersebut usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan manajemen PT Vale di Palu.

Ia menyebut kehadiran perusahaan tersebut menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat, khususnya di wilayah Morowali dan Morowali Utara.

Arnila menilai keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan dalam forum tersebut membantu memperjelas berbagai hal yang sebelumnya belum diketahui oleh pihak DPRD.

“Kami hari ini sangat senang karena PT Vale menunjukkan keterbukaan. Artinya, hal-hal yang sebelumnya belum kami ketahui sekarang bisa kami pahami,” ujar legislator dari Partai NasDem itu.

Aspirasi Masyarakat Tambang

Dalam pertemuan tersebut DPRD Sulawesi Tengah turut menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang tinggal di kawasan lingkar tambang.

Arnila menilai peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal perlu menjadi perhatian utama perusahaan dalam menjalankan operasionalnya.

BACA JUGA  Indonesia Dorong Kolaborasi ASEAN Perkuat Ketahanan Energi Kawasan

Ia juga mendorong adanya dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah sekitar aktivitas pertambangan.

Politisi yang akrab disapa Haji Cica itu berharap PT Vale dapat menjadi contoh bagi perusahaan tambang lain dalam pengelolaan industri yang memperhatikan keberlanjutan.

Ia menyebut investasi sektor pertambangan diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja serta penguatan ekonomi daerah.

Arnila menilai keberadaan industri pertambangan dapat membawa berbagai dampak sehingga pengelolaannya perlu diarahkan agar memberi manfaat bagi generasi muda Sulawesi Tengah di masa mendatang.

Proyek Smelter Morowali

Dalam kesempatan yang sama Head of External Relations Regional and Growth PT Vale Endra Kusuma menjelaskan perusahaan saat ini tengah mempercepat pembangunan proyek smelter high pressure acid leaching atau HPAL di wilayah Sambalagi, Morowali.

Ia menyampaikan progres pembangunan fasilitas pengolahan nikel tersebut telah mencapai sekitar 21,5 persen.

Proyek tersebut pada awalnya ditargetkan selesai pada 2027 namun perusahaan berupaya mempercepat penyelesaiannya hingga akhir 2026.

BACA JUGA  Investasi US$9 Miliar, PT Vale Perkuat Rantai Pasok Global

Endra menyebut percepatan pembangunan dilakukan agar manfaat proyek dapat lebih cepat dirasakan oleh negara, pemerintah daerah, serta masyarakat di sekitar wilayah operasi.

PT Vale juga menegaskan komitmen menjalankan kegiatan industri dengan memperhatikan keseimbangan antara aktivitas pertambangan, lingkungan, serta masyarakat di sekitar area operasional.

Selain pembangunan industri, perusahaan turut menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah IGP Morowali.

Salah satu program yang dijalankan adalah pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui program TPS3R yang dikelola Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Valone Jaya di Desa Onepute Jaya.

Program tersebut melayani 267 kepala keluarga yang berada di wilayah tersebut.

Data tahun 2025 mencatat program itu telah mengelola sekitar 218 ton sampah yang terdiri dari 55 ton sampah organik, 6 ton anorganik, dan 156 ton residu.

Perusahaan juga menjalankan kegiatan edukasi pengelolaan sampah melalui sosialisasi di 15 sekolah dasar yang berada di 13 desa wilayah pemberdayaan.

Pendampingan pengelolaan sampah turut dilakukan di Desa Dampala dan Unsongi di Kabupaten Morowali.

Berita Terkait

Pengembangan EBT Digenjot Pertamina Demi Stabilitas Energi Nasional
Prabowo Tekankan Hilirisasi Industri untuk Perluas Lapangan Kerja Generasi Muda
Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Energi Rendah Emisi
Penghematan Energi, Pemerintah WFH ASN dan Pegawai Swasta
Pemerintah Umumkan 8 Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi
Indonesia Perkuat Diplomasi Energi Lewat Kunjungan ke Jepang
Kemlu RI Koordinasi dengan Iran untuk Keselamatan Kapal Indonesia
Pemerintah Percepat Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:33 WITA

Pengembangan EBT Digenjot Pertamina Demi Stabilitas Energi Nasional

Sabtu, 4 April 2026 - 22:29 WITA

Prabowo Tekankan Hilirisasi Industri untuk Perluas Lapangan Kerja Generasi Muda

Sabtu, 4 April 2026 - 22:23 WITA

Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Energi Rendah Emisi

Rabu, 1 April 2026 - 15:24 WITA

Penghematan Energi, Pemerintah WFH ASN dan Pegawai Swasta

Rabu, 1 April 2026 - 15:21 WITA

Pemerintah Umumkan 8 Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi

Berita Terbaru

PT Timah dorong UMKM Belitung lewat Rumah BUMN, bantu pemasaran dan pengembangan usaha hingga jangkauan pasar makin luas.

Korporasi

Dukungan PT Timah Dorong UMKM Belitung Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:38 WITA

Fasilitas energi terbarukan Pertamina yang mendukung produksi listrik bersih dan ketahanan energi nasional Indonesia.

Pemerintahan

Pengembangan EBT Digenjot Pertamina Demi Stabilitas Energi Nasional

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:33 WITA

Pertamina dan POSCO teken MoU untuk kembangkan teknologi rendah karbon seperti CCS, CCUS, dan hidrogen biru di Indonesia.

Pemerintahan

Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Energi Rendah Emisi

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:23 WITA