Program Sosial PT Vale Jangkau Belasan Desa di Morowali

Avatar photo

- Editor

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi hari peduli sampah di PT Vale Morowali.

Dokumentasi hari peduli sampah di PT Vale Morowali.

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project atau IGP Morowali menjalankan program sosial berkelanjutan dengan total anggaran mencapai Rp78 miliar dalam kurun waktu 2015 hingga 2025.

Program tersebut menyasar wilayah pemberdayaan yang tersebar di 13 desa di kawasan operasional perusahaan.

Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Salwa Ahmad, menyampaikan bahwa pelaksanaan program dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat.

“Secara garis besar program sosial yang dijalankan meliputi program Partisipasi Desa yaitu program yang diusulkan oleh pemerintah desa dan dilaksanakan langsung oleh desa setelah melalui proses verifikasi,” ujarnya, Minggu (22/3).

BACA JUGA  TNI dan PT Vale Diskusikan Stabilitas Wilayah di Tengah Dinamika Global

Selain skema partisipasi desa, perusahaan juga mengembangkan pola Kemitraan Strategis yang melibatkan masyarakat, pemerintah, serta organisasi non-pemerintah atau NGO dalam pelaksanaan program.

Program Pemberdayaan dan Pengelolaan Sampah Jadi Fokus

Pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat atau PPM difokuskan pada sektor pertanian serta pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.

Kegiatan yang dijalankan mencakup pengembangan pertanian organik dan non-organik dengan pendekatan transisi menuju sistem ramah lingkungan.

Di sektor lingkungan, program pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi salah satu kegiatan yang terus dikembangkan di wilayah Morowali.

Salah satu program unggulan diwujudkan melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle atau TPS3R di Desa Onepute Jaya, Kecamatan Bungku Timur.

BACA JUGA  Revisi RKAB PT Vale Dukung Proyek Smelter dan Hilirisasi

“Saat ini,fasilitas tersebut melayani 267 Kepala Keluarga( KK) yang berasal dari Desa Onepute Jaya, sebagian wilayah Bahomotefe, Alfamidi dan Penginapan, “ujarnya.

Hingga 2025, total sampah yang dikelola melalui fasilitas tersebut mencapai 219,6 ton yang terdiri dari 55,8 ton sampah organik, 6 ton non-organik, serta 158 ton residu.

Hasil pengolahan sampah berupa kompos dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Onepute Jaya, PT Vale, masyarakat, serta sejumlah instansi pemerintah di wilayah tersebut. ***

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Budaya Keberlanjutan Lewat Sustainability Champion
Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global
CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia
PT TIMAH Perkuat Kreativitas Anak Muda Lewat Program Sosial di Daerah Operasi
PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam
PT Vale Gelar Kampanye TBC di Kolaka
Kapal LPG Pertamina Jangkau Wilayah 3T
Taman Sari Sungailiat Kian Aktif, Jadi Pusat Olahraga dan Edukasi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:01 WITA

Pertamina Perkuat Budaya Keberlanjutan Lewat Sustainability Champion

Sabtu, 18 April 2026 - 15:57 WITA

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 18 April 2026 - 15:12 WITA

CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 14:53 WITA

PT TIMAH Perkuat Kreativitas Anak Muda Lewat Program Sosial di Daerah Operasi

Sabtu, 18 April 2026 - 14:49 WITA

PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam

Berita Terbaru

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Korporasi

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:57 WITA

22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Korporasi

CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:12 WITA

PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK), anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk,

Korporasi

PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:49 WITA