Kementerian ESDM Petakan Risiko Gerakan Tanah, Jawa Barat Wilayah Terbanyak

Avatar photo

- Editor

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ungkap potensi gerakan tanah terbanyak di Jawa Barat, mitigasi disiapkan dan gunung api dipantau. Foto Golkarpedia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ungkap potensi gerakan tanah terbanyak di Jawa Barat, mitigasi disiapkan dan gunung api dipantau. Foto Golkarpedia

KABARTAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan potensi gerakan tanah di sejumlah wilayah Indonesia berdasarkan laporan terbaru yang diterimanya.

Ia menyebutkan wilayah dengan potensi gerakan tanah terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat.

Pemaparan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 13 Maret 2026.

“Kemudian ada laporan satu lagi tentang tanah bergerak, gerakan tanah. Saya juga baru tahu Pak, ESDM itu gerak tanah pun diatur di sini Pak. Ini yang paling banyak ini di Jawa Barat,” kata Bahlil.

Meski jumlah titik rawan cukup tinggi, pemerintah menilai kondisi tersebut masih dapat dikendalikan melalui langkah mitigasi yang telah disiapkan.

BACA JUGA  Mulai Oktober 2025, Kementrian ESDM Wajibkan Pengajuan RKAB Bagi Perusahaan Tambang Setiap Tahun 

Tim dari Badan Geologi telah ditempatkan di sejumlah lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Koordinasi dengan pemerintah daerah juga terus dilakukan guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

“Masih bisa dimitigasi karena tim kita di sana lengkap untuk memberitahukan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam memberikan penjelasan. Saya pikir itu Bapak menyangkut halaman berikut gempa bumi dan tsunami tidak ada sesuatu yang menonjol. Jadi insya Allah clear,” kata Bahlil.

Aktivitas Gunung Api Dipastikan Aman Jelang Idulfitri

Selain gerakan tanah, pemerintah juga memantau kondisi aktivitas gunung api di berbagai wilayah Indonesia.

BACA JUGA  Kementerian ESDM Permudah Izin Pengusahaan Air Tanah, Cukup 1 Tahap

Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman menjelang perayaan Idulfitri 2026.

Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada gunung api yang berada pada status Level 4 atau Awas.

Namun, terdapat dua gunung api yang saat ini berada pada status Level 3 atau Siaga.

“Ini untuk gunung api, supaya pada saat hari rayanya insya Allah aman Bapak. Dari level 4 gunung api tidak ada. Yang ada level 3 saja,” kata Bahlil.

Dua gunung tersebut yakni Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Gunung Semeru di Jawa Timur.

Pemerintah terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan aktivitas vulkanik tetap dalam kondisi terkendali. ***

Berita Terkait

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Buka IPA Convex 2026, Menteri ESDM Harap Iklim Investasi Migas Berkeadilan
Tarik Minat Investor Migas, Menteri ESDM Tawarkan Ratusan WK Potensial

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit

Berita Terbaru

PT TIMAH

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WITA

Bantuan terbaru diberikan kepada Surau Baitussalam oleh PT Timah

Korporasi

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:46 WITA

PT ANTAM

Korporasi

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:41 WITA